Kamis, 22 Oktober 2020 22:16:43 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 699
Total pengunjung : 238345
Hits hari ini : 7259
Total hits : 2463224
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jumlah Negara dan Peperangan
Kamis, 16 Juni 2005
Jumlah Negara dan Peperangan


Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/sijklpkc/public_html/mod/builtin/hiburan.php on line 41
Di Suatu kebaktian Minggu di gereja, seorang pendeta yang energik, meski sudah tua, dengan menyala-nyala ia mengupas kisah Petrus yang berhasil menjala ikan dengan sekali tebar setelah diperintahkan Tuhan Yesus. Setelah di hitung-hitung, jumlahnya 133 ekor. Pendeta itu lalu menjelaskan kepada jemaat, ini salah satu bukti bahwa Alkitab berkata tepat, ternyata menurut penelitian jumlah negara di seluruh dunia ini ada 133.



Mendengar penafsiran seperti itu, seorang bapak secepat kilatberdiri, Pak pendeta, maaf, dulu sebelum Uni soviet dan Yugoslavia pecah, Bapak juga mengatakan jumlah negara 133. Apa Bapak tidak membaca penelitian yang terbaru?



Pendeta itu kaget setengah mati seperti tersengat lebah. Ternyata ada jemaatnya yang masih merekam kotbahnya beberapa tahun lalu. Ia pun tersadar telah membuat penafsiran yang keliru. Namun sebagai pendeta senior, ia tak mau dipermalukan begitu saja.



Iya, Bapak, jangan terburu nafsu dulu, kotbah saya belum selesai. Jadi maksud, ayat ini berdasar hikmat yang saya dapat dari Tuhan bahwa masih akan muncul lagi negara yang yang jumlahnya 133. Tetapi seketika itu ia pun tersadar, berarti masih akan ada lagi peperangan di dunia ini. Namun ia diam saja dan segera mengakiri kotbahnya.


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution