Kamis, 02 April 2020 03:17:37 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 255
Total pengunjung : 79835
Hits hari ini : 512
Total hits : 986290
Pengunjung Online : 11
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jangan Nafsu, Ketahui Batas Ketahanan Tubuh dalam Berolahraga
Minggu, 23 Februari 2020 19:05:48
Jangan Nafsu, Ketahui Batas Ketahanan Tubuh dalam Berolahraga

Surabaya,pustakalewi.com - Olahraga berat atau yang berintensitas tinggi memang lebih berisiko bagi kesehatan, terlebih bila dilakukan secara berlebihan.

Bahkan pada orang yang mempunyai faktor risiko tertentu seperti penyakit jantung bisa berdampak buruk bila tak memperhatikan kondisi tubuh saat melakukan aktivitas ini.

“Olahraga yang memacu jantung ini biasanya menyebabkan hormon-hormon yang tidak baik itu dilepaskan dalam keadaan berlebihan oleh tubuh. Misalnya adrenalin, katekolamin, seperti itu. Untuk orang-orang yang sudah punya faktor risiko penyakit jantung ya terpicu kena serangan,” kata ahli jantung dan pembuluh darah dr Dede Moeswir, SpPD, KKV, dari OMNI Hospitals Pulomas dilansir detik.com.

Olahraga berat atau yang berintensitas tinggi memang lebih berisiko bagi kesehatan, terlebih bila dilakukan secara berlebihan.

Bahkan pada orang yang mempunyai faktor risiko tertentu seperti penyakit jantung bisa berdampak buruk bila tak memperhatikan kondisi tubuh saat melakukan aktivitas ini.

“Olahraga yang memacu jantung ini biasanya menyebabkan hormon-hormon yang tidak baik itu dilepaskan dalam keadaan berlebihan oleh tubuh. Misalnya adrenalin, katekolamin, seperti itu. Untuk orang-orang yang sudah punya faktor risiko penyakit jantung ya terpicu kena serangan,” kata ahli jantung dan pembuluh darah dr Dede Moeswir, SpPD, KKV, dari OMNI Hospitals Pulomas dilansir detik.com.



Lantas bagaimana cara mengetahui batas ketahanan tubuh dalam berolahraga?

Menurut seorang praktisi dan pelatih kebugaran pound fit, Sistya Windasari, batas ketahanan bisa diketahui dengan cara bertahap sampai akhirnya tubuh merasa cukup lelah dan meminta untuk beristirahat.

“Biar tahu sebenarnya semua olahraga itu bertahap, warn up and then mulai pelan-pelan sampai kita bisa tahu tingkat level kita sudah paling maksimal dimana gitu kan. Jangan lupa cooling down dan stretching itu sudah basic gerakannya,” kata Sistya saati ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.

Pelatih kebugaran pound fit lainnya, Gwendoline Chia, mengatakan bahwa batas ketahanan tubuh bisa diketahui pada saat seseorang mulai sulit untuk mengatur napas.

“Biasanya kerasa capek tuh aduh mau napas aja sudah susah, itu mendingan berhenti dulu kalau diterusin juga percuma nggak akan dapat apa-apa malah ujung-ujungnya cedera. Jadi paling simpel dari napas, kalau sudah susah jangan dipaksa,” jelas Gwendoline.

(Red)

dilihat : 117 kali



   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution