Sabtu, 18 Januari 2020 05:04:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 214
Total pengunjung : 16734
Hits hari ini : 1015
Total hits : 554661
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -PDIP Tarik Dukungan terhadap Wali Kota Bogor






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 04 November 2011 11:29:17
PDIP Tarik Dukungan terhadap Wali Kota Bogor
[JAKARTA] Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi menarik dukungannya terhadap Wali Kota Bogor Diani Budiarto, karena dianggap melecehkan Pancasila dan UUD 1945, sehubungan penyegelan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor. Selain menarik dukungan, PDIP juga menggalang dukungan penggunaan hak interpelasi berkaitan dengan sikap Diani yang tak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) tentang pencabutan SK Wali Kota tentang penyegelan GKI Yasmin.

“Wali Kota Bogor telah melecehkan Pancasila dan UUD 1945. Jelasnya, Wali Kota Bogor melecehkan 4 pilar kebangsaan. PDIP telah memutuskan mencabut dukungan terhadap Wali Kota Bogor. Wali Kota Bogor juga telah melanggar hak asasi manusia, karena mencegah umat beragama untuk melakukan ibadah. Ini tidak beradab. Kami khawatir dan tidak ingin ada pelanggaran HAM, khususnya untuk agama,” ujar Ketua Bidang Keagamaan DPP PDI-P, Hamka Haq, di Jakarta, baru-baru ini.

PDIP merupakan salah satu dari sembilan parpol yang mengusung pasangan Diani Budiarto-Ahmad Ru’yat, saat Pilkada Kota Bogor tahun 2008. Parpol lain yang turut mengusungnya antara lain Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Patriot, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Hamka menerangkan, pembangunan GKI Yasmin telah dijamin dengan keluarnya putusan MA, yang berisi perintah agar Wali Kota Bogor mencabut SK pembekuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) GKI Taman Yasmin. Namun, ini justru tidak dilaksanakan oleh Wali Kota Bogor.

“Sudah saatnya DPP PDI-P menarik dukungan setelah pada waktu pilkada kami mendukungnya. Sebab, Wali Kota melanggar konstitusi, melanggar HAM, dan tidak taat pada MA. Sudah disinggung, ini bukan soal gereja atau bukan. Tapi ini dilanggar oleh orang yang seharusnya menegakkan konstitusi,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Kepemudaan DPP PDI-P Maruarar Sirait menegaskan, sebagai partai ideologis, partainya tidak akan ragu-ragu menarik dukungan, jika yang bersangkutan tidak menjalankan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “PDI-P itu partai nasionalis sejati yang konsisten menjalankan ideologinya,” tegasnya. (MWP)


sumber:
http://www.suarapembaruan.com/metropolitan/pdip-tarik-dukungan-terhadap-wali-kota-bogor/13178

dilihat : 458 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution