Sabtu, 30 Mei 2020 03:52:44 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 112
Total pengunjung : 140200
Hits hari ini : 1007
Total hits : 1443771
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sebuah Sepeda Dari Tuhan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 13 Juli 2008 00:00:00
Sebuah Sepeda Dari Tuhan
Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju pada mereka yang takut akan Dia

(Mzm 33:18)



Hal ini terjadi saat aku melayani sebagai staf di sebuah Sekolah Alkitab di daerah Malang. Pada angkatan

baru dalam sekolah tersebut, kami kedatangan seorang pengajar dari kota Makasar dan beliau mengajarkan seri pemulihan

“kesembuhan bathin & kasih Bapa”.



Minggu tersebut merupakan hari-hari yang luar biasa sebab kami melihat bagaimana

jiwa-jiwa yang terluka dipulihkan kembali. Sampai pada akhir sessi pengajaran Kasih Bapa, saat kami mengadakan penyembahan pada

Tuhan. Sang pengajar memanggilku dan berkata,”Nak, Tuhan sangat mengasihimu. Bapa Surgawimu, jauh berbeda dengan ayah duniawimu

yang tidak sempurna.”



Lebih lanjut sang pengajar berujar, ”Saya melihat TUHAN membawakan hadiah sebuah sepeda

bagimu.” Seketika itu juga hatiku tersentuh dan mulai mengucap syukur untuk kebaikan Bapa Surgawi.



Bagi orang lain

mungkin penglihatan itu biasa-biasa saja. Namun bagiku itu sangat bermakna, sebab seumur hidupku, orangtuaku tidak pernah

membelikanku sebuah sepeda meskipun mereka mampu. Apa yang kudapatkan hanyalah janji yang tidak ditepati. Saat aku masih kecil,

aku sangat kecewa sebab tidak mempunyai sepeda seperti teman-teman yang lain.



Dari pengalaman sewaktu kecil itu,

cukup menyulitkan bagiku untuk sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan cukup perduli untuk menepati janji-janjiNya dalam hidupku.

Sore itu semua penghalang dan keraguanku akan kesetiaan Tuhan gugur seketika. Itu pasti Tuhan yang berbicara melalui hambaNya

sebab tidak ada seorangpun yang tahu akan pengalaman di masa kecil itu.



Bagaimana dengan hidup anda? Banyak di

antara kita yang mengalami kesulitan di dalam melihat kebaikan Tuhan, dikarenakan pengalaman-pengalaman di masa lalu yang telah

melukai kita. Seolah janji-janji Tuhan itu hanya bagi orang lain dan bukan bagi anda. Saya mau katakan bahwa hal itu tidak

benar, sebab setiap janji Tuhan adalah bagi semua anakNya. Ia sangat mengasihi kita dan ingin senantiasa memberikan yang

terbaik bagi kita.



DOA: Tuhan, terimakasih atas kasih setiaMU, sebab setiap janjiMU itu ya dan amin.



FT:

Mzm 32:1-11



Pengirim : Dave Broos

Penulis dan Pekerja Sosial, Bandung.

dilihat : 478 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution