Kamis, 23 Januari 2020 17:17:47 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 454
Total pengunjung : 20436
Hits hari ini : 3394
Total hits : 583792
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Lakukan Sesuatu Yang Baik Setiap Saat Walaupun Sulit






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 04 April 2008 00:00:00
Lakukan Sesuatu Yang Baik Setiap Saat Walaupun Sulit
“Hendaklah kebaikan hatimu

diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!” (Filipi 4:5)



Orang-orang berhasil adalah mereka yang selalu berbuat baik

bagi dirinya dan sesamanya. Mereka tidak angin-anginan. Mereka pusatkan diri mereka pada apa yang mereka cita-citakan, walaupun

untuk itu mereka harus mengerjakan hal-hal yang sulit. Banyak orang hebat, popular dan berkharisma menemui kegagalan saat

mereka berhenti mengerjakan hal-hal yang sulit. Para politisi yang bergantung pada pendapat orang, tidak bertahan lama sebagai

seorang pemimpin.



Seseorang yang hebat, tidak bergantung pada apa kata orang. Mempertahankan hubungan dengan diri

sendiri, adalah sesuatu yang sangat penting. Mengerjakan sesuatu yang sulit, berarti tidak membiarkan pendapat umum

menggoyahkan kita daipada apa yang dikatakan oleh nurani, keberanian, semangat atau suara hati kita. McClelland seorang pakar

psikologi terkenal mengatakan bahwa para pengusaha terkenal, memiliki semangat yang tinggi untuk maju. Mereka memiliki

ciri-ciri pribadi yang sanggup mengambil resiko. Mereka juga adalah orang-orang yang bertanggung jawab. Mereka senantiasa

terdorong oleh semangat dan visi mereka.



Perhatikan kehidupan Tuhan Yesus. Ia tidak pernah mengijinkan apa yang

dikatakan orang lain perihal diriNya untuk merubah pendirianNya. Ia tetap menyembuhkan. Ia tetap mengusir setan. Ia tetap

berbuat baik walaupun banyak kuasa setan (Mat. 12:24). Ia tidak membuang waktu memikirkan apa kata orang. Ia begitu yakin akan

apa yang ada pada diriNya.



Tuhan Yesus tidak pernah bosan berbuat baik, walaupun dalam keadaan sulit sekalipun. Dua

peristiwa dalam hidupNya dapat dikatakan sangat sulit untuk berbuat baik, tetapi hal itu tidak menghambatNya untuk berbuat

baik. Saat Ia sedang disalibkan. Paku yang besar sedang merobek tangan dan kakiNya. Ia tidak marah atau mengancam. Malah

berbuat baik, melalui doa yang Ia salurkan; “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (luk.

23:34). Sesuatu yang sulit diperbuat banyak orang. Saat sulit yang lain dalam kehidupan Tuhan Yesus, yang tidak menghambatNya

berbuat baik adalah saat Ia tergantung di kayu salib. Bukan saja waktu Ia berada di jalan-jalan Yerusalem, maupun dikota-kota

di Galelia, orang membutuhkan pertolonganNya, di kayu salibpun ada orang yang memerlukan pertolonganNya. Penjahat di sisiNya

saat disalibkan berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja (Luk.23:42). Dalam keadaan yang begitu

sulit. Secara jasmani Ia sedang menderita sengsara yang luar biasa, Ia tetap menyalurkan kebaikanNya. Ia berkata kepada sang

penjahat yang memohon pertolonganNya.”Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Luk.

23:43).



Yesus Tuhan kita selalu berbuat baik, walaupun keadaan yang sulit selalu mewarnai setiap gerak dan

langkahNya. Dan untuk itu, Ia rela seorang diri. Dicaci, dihujat dan dibunuh. Biarlah teladanNya yang luar biasa ini menjadi

bahagian hidup kita dalam mengiringi dan melayaniNya. Haleluyah!



Pengirim : Tiny Ribka

dilihat : 457 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution