Kamis, 23 Januari 2020 19:17:27 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 540
Total pengunjung : 20524
Hits hari ini : 3952
Total hits : 584350
Pengunjung Online : 14
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kepemimpinan Baru di Tengah Umat Pilihan Allah Pengikut Kristus di Indonesia






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 23 Maret 2008 00:00:00
Kepemimpinan Baru di Tengah Umat Pilihan Allah Pengikut Kristus di Indonesia
Paskah 2009: Kepemimpinan Baru di Tengah Umat Pilihan Allah Pengikut

Kristus di Indonesia.



Berbicara mengenai makna Paskah dalam kaitan dengan perkembangan dan kehidupan Umat Pilihan

pengikut Kristus di Indonesia, menjadi relevan untuk didoakan, dibicarakan dan digumulkan.



Sebagai dasar

perenungan, kita perlu memahami makna peristiwa Paskah dalam Alkitab baik di Perjanjian Lama (PB) maupun di Perjanjian Baru

(PL).



Pertama, di PL kita tidak bisa lepas dari peristiwa keluarnya umat pilihan Allah bangsa Israel kuno di bawah

kepemimpinan Musa dan Harun yang betul-betul eksis, keluar hijrah dari tanah perbudakan di Mesir di bawah penindasan Firaun.

Lewat kepemimpinan Musa dan Harun itulah, umat pilihan dipimpin dituntun dari tanah Mesir selama 40 tahun di padang gurun dan

kemudian lewat kepemimpinan Yosua umat Israel mereka akhirnya berhasil masuk Tanah Perjanjian Kanaan, yang penuh susu dan madu.





Kedua, di PB sebagai peristiwa klimaks 2000 tahun yang lalu, Kristus sbg tokoh sentral sang Messias yang telah

ditunggu-tunggu, telah menderita sengsara taat sampai mati di kayu salib Golgota kemudian bangkit pada hari yang ketiga demi

mengalahkan kuasa maut, dosa dan Iblis; untuk menyelamatkan manusia yang percaya kepadaNya dari hukuman dosa. Kristus telah

bangkit dan menang! Lahirlah gereja pertama, yaitu Umat Pilihan Allah imamat rajani, yang kudus, memberitakan Injil Tuhan, yang

telah dipanggil keluar dari kegelapan menuju terang Allah yang ajaib. Lalu, selanjutnya lewat kepemimpinan para Rasul dan

generasi pemimpin selanjutnya, umat pilihan Allah tubuh Kristus tersebut dipimpin untuk terus bertumbuh serta berkembang

menjadi garam dan terang dunia, mulai dari Yerusalem, Yudea, Samaria sampai ke ujung-ujung bumi termasuk lewat berbagai peran

zending dan misionaris, Injil dikumandangkan sampai ke Indonesia dan membuahkan orang-orang percaya Umat Pilihan pengikut

Kristus di Indonesia. Sejak jaman kolonial Belanda sampai jaman kini, yang telah berlangsung ratusan tahun, untuk sejumlah

generasi.



Dari kedua momen Paskah di atas (PL dan PB) yang bisa dimaknai, sesungguhnya apa relevansinya bagi

kehidupan dan perkembangan Umat Pilihan pengikut Kristus di Indonesia masa sekarang dan ke depan?



(1) Berita injil

telah masuk ke Indonesia/bumi Nusantara selama ratusan tahun hingga sekarang ini, baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,

Maluku, Bali, NTT, Papua dll. Lewat utusan zending atau misi dari Eropa, Amerika maupun dari negeri sendiri. Dari generasi ke

generasi, telah eksis yang boleh dinamakan Umat Pilihan Allah pengikut Kristus, tubuh Kristus, yang ada di berbagai denominasi,

aliran, kelembagaan formal dan non-formal dll melewati batas suku-suku, etnis, golongan, kepercayaan, dst.



(2) Tak

dapat disangkal, bahwa sejalan dengan perkembangan pasang-surut gereja, pemerintahan dan rakyat di Nusantara/Indonesia, Umat

Pilihan Allah pengikut Kristus di Indonesia juga mengalami hal yang sama. Kalau tidak ingin mengatakan, di dalam kesukacitaan

mengikut Kristus telah secara riil mengalami bentuk-bentuk penjajahan, penindasan, penyesahan, kemiskinan dan keterpurukan yang

belum kunjung berhenti di berbagai aspek kehidupan (spiritual, pendidikan, kesehatan/gizi buruk, kebebasan beribadah, masalah

sosial, ekonomi, budaya, bencana alam, dll).



(3) Umat Pilihan Allah pengikut Kristus di Indonesia meyakini bahwa

Allah tidak pernah meninggalkan perbuatan tanganNya. Kristus tetap hadir sebagai Tuhan dan Juruselamat. Seperti halnya umat

Israel di Mesir di jaman PL, Allah pasti mendengar keluh kesah yang dialami Umat PilihanNya di Indonesia. Allah pasti memiliki

rencanaNya yang maha baik dan agung untuk Umat PilihanNya di Indonesia, yakni membawanya ke "Tanah Perjanjian Kanaan" lewat

berbagai masa pembentukan dan penempaan guna menuju tempat atau posisi kehidupan yang berkualitas, penuh kemenangan, maju dalam

kesatuan (seperti doa Tuhan Yesus "supaya mereka menjadi satu"), berkelimpahan dan berkesejahteraan (shalom).



(4)

Namun, yang menjadi permasalahan adalah untuk membawa Umat Pilihan pengikut Kristus di Indonesia menuju "posisi" "Tanah

Perjanjian Kanaan", Umat PilihanNya di Indonesia belum memiliki seorang pemimpin seperti Musa di PL atau para Rasul dan

generasi pemimpin pilihanNya lainnya di PB, yang dimampukan untuk mempersatukan serta mempertautkan seluruh Umat Pilihan Allah

pengikut Kristus di Indonesia. Pemimpin yang mampu berdiri di atas semua golongan, denominasi, berbagai aliran yang ada serta

suku-suku, etnis dan golongan. Tercatat kini lebih dari 900 denominasi, aliran dan kelembagaan Kristen yang ada di Indonesia.

Belum yang tidak tercatat atau tidak sempat didata. Maka, sudah sangat dirasakan dibutuhkan pada masa sekarang munculnya

pemimpin atau pemimpin-pemimpin seperti "Musa dan Harun di PL" dan "Para Rasul di PB" untuk membawa keluar (hijrah) Umat

Pilihan pengikut Kristus di Indonesia dari kehidupan kolektif yang terjajah, tertindas, miskin dan terpuruk dalam berbagai

aspek kehidupan seperti sekarang. Yang menyiapkan Umat Pilihan Allah di Indonesia siap masuk ke "Tanah Perjanjian Kanaan".





(5) Sepanjang sejarah Injil, pelayanan dan kesaksian Umat Pilihan Allah di Nusantara atau Indonesia; sejak jaman

kolonial Belanda, jaman pergerakan nasional, revolusi kemerdekaan, jaman Orla, Orba/Soeharto sampai era Reformasi sekarang,

memang tercatat banyak pemimpin Kristen yang telah muncul. Sebut saja, dari era Joseph Kam di Maluku, Nommensen di Tanah Batak,

lalu di aras pemerintahan dan gereja seperti Dr J Leimena, Letjen Simatupang, JI Kasimo, Pdt Justin Sihombing, Mgr Leo Sukoto,

Pdt SAE Nababan, Pdt Eka Dharmaputera, Pdt Soelarso Sopater, Pdt. Petrus Octavianus, Pdt Stephen Tong, Pdt Jeremia Rim, Pdt

Yakob Nahuway, Pdt Yewangoe, J Parapak, Dr Iman Santoso, Pdt Jusuf Rony, Pdt Niko Nyotorahardjo, Pdt Daniel Alexander, Pdt

Ruyandi Hutasoit, Pdt Petrus Agung dst. sampai pemimpin atau menyebut diri sebagai pemimpin dalam generasi yang lebih muda.

Namun, harus diakui bahwa nama-nama pemimpin seperti di atas umumnya masih terbatas atau dibatasi tembok organisasi, asosiasi

persekutuan, aliran, denominasi, batas ranah gereja dan sekuler/pemerintah, dan sebagainya. Belum muncul hingga sekarang ini,

pemimpin atau pemimpin-pemimpin Umat PilihanNya di Indonesia yang betul-betul diutus Allah sekaligus bisa diakui diterima

keberadaannya sbg pemimpin oleh segenap warga, unsur, denominasi, aliran, suku-suku, golongan, etnis dan bahasa dari Umat

Pilihan pengikut Kristus di seluruh persada Indonesia.



(6) Maka, munculnya pemimpin atau pemimpin-pemimpin baru

dari segenap Umat Pilihan pengikut Kristus di Indonesia yang diutus Allah dan diterima oleh segenap kalangan Umat PilihanNya di

Indonesia, yang mampu berdiri di atas semua golongan denominasi dan aliran yang ada (Katolik, Ortodoks Timur, Lutheran,

Calvinis, Injili, Baptis, Pentakosta, Bethel, Karismatik dan non-denominasional lainnya). Mampu melewati tembok-tembok

organisasi atau perhimpunan macam KWI, PGI, PGLII, PGPI, GGBI, KGBI, Bala Keselamatan, GBI, dst. Pemimpin baru yang seperti

inilah yang barangkali sangat dibutuhkan untuk menuntun dan memimpin Umat Pilihan Allah pengikut Kristus di Indonesia, dalam

roh kesatuan dan kebersamaan, berhasil memasuki "Tanah Perjanjian Kanaan" dan "Ujung-ujung Bumi" sebagai gambaran Umat Pilihan

yang berkemenangan berkemajuan dan berkesejahteraan bebas dari keterpurukan. Sebagai dampak positipnya Umat Pilihan pengikut

Kristus di Indonesia juga berhasil menerangi dan menggarami seluruh persada Nusantara/indonesia , dan menjadi terang bagi

bangsa-bangsa lain pula di dunia.



(7) Pertanyaan berikutnya adalah kapan bilamanakah pemimpin baru seperti itu

akan muncul di tengah Umat Pilihan pengikut Kristus di Indonesia? Maka, semua memang harus didoakan dan digumulkan. Sebab, bila

pemimpin yang benar-benar diutus Allah sekaligus bisa diterima oleh semua denominasi, golongan dan aliran dalam tubuh Umat

Pilihan pengikut Kristus di Indonesia saja belum ada (belum muncul), bagaimanakah Umat PilihanNya di Indonesia akan atau dapat

tahu kemana arah tujuan mereka akan dibawa atau dipimpin berhijrah? Dimanakah "letak" atau "posisi" "Tanah Perjanjian Kanaan"

atau "Ujung-Ujung Bumi" itu?



Untuk relevansi Umat Pilihan pengikut Kristus di Indonesia, dimanakah sesungguhnya

"letak" atau "posisi" Tanah Perjanjian Kanaan yang akan dituju? Di Sorgakah atau di Bumi sebagaimana dinyatakan dalam kesaksian

Kisah Rasul: "Ujung-Ujung Bumi?



Jika sudah muncul Pemimpin dari Umat Pilihan pengikut Kristus di Indonesia yang

benar-benar diutus Allah dan legitimate dalam pemandangan Umat PilihanNya ini, tentu pertanyaan tentang "letak" atau "posisi"

"Tanah Perjanjian Kanaan" bagi Umat Pilihan di Indnesia bisa akan serta-merta dijawab oleh si Pemimpin Baru tersebut.





Selamat Paskah!



Oleh : Teleia Resource Center (TRC) Indonesia

dilihat : 456 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution