Senin, 12 April 2021 08:46:31 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Legislator Minta Gubernur Jatim Bantu Siswa SMA/SMK yang Ijazahnya Ditahan Sekolah




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 08 Maret 2021 10:05:25
Legislator Minta Gubernur Jatim Bantu Siswa SMA/SMK yang Ijazahnya Ditahan Sekolah

Surabaya – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono minta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantu siswa SMA/SMK dari keluarga tidak mampu yang ijazahnya ditahan pihak sekolah.

Permintaan itu dia sampaikan setelah menerima banyak keluhan dari warga Kota Pahlawan mengenai penahanan ijazah siswa-siswi SMA/SMK oleh sekolah.

Yang diharapkan dari Gubernur Jatim, kata Baktiono, yakni memberikan bantuan terhadap siswa-siswi tersebut, sehingga ijazahnya dapat diserahkan.

Legislator yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini mencatat setidaknya ada 22 kejadian penahanan ijazah siswa SMA/SMK yang dilaporkan. Termasuk di antaranya ijazah lulusan tahun 2014 dan 2015.

Penahanan ijazah, menurut dia, umumnya dilakukan oleh sekolah kepada siswa yang belum melunasi biaya pendidikan.

“Saya prihatin dengan semua itu. Kasihan mereka yang dari keluarga tidak punya,” kata Baktiono, Minggu (07/03/2021).

Permintaan ini, sebutnya, sudah dia sampaikan dengan mengirim surat ke Gubernur Jawa Timur. Surat yang sama juga dia sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dan DPRD Provinsi Jawa Timur.

“Permasalahan ini kita sampaikan kepada Ibu Gubernur guna mendapatkan solusi terbaik,” jelasnya.

Baktiono berharap, penahanan ijazah siswa SMA/SMK yang belum melunasi biaya sekolah tidak terjadi lagi di Kota Surabaya.

Untuk itu, dia berharap Gubernur Jatim membuat kebijakan seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya sebelumnya yang menerapkan wajib belajar 12 tahun, sehingga tidak ada keluhan keluhan terhadap dunia pendidikan.

“Ijazah tersebut sangat penting untuk digunakan sebagai syarat melamar pekerjaan dan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” tuturnya.info/red

dilihat : 42 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution