Senin, 08 Maret 2021 10:53:26 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kopi Lintong Juga Juara Selain Aceh Gayo dan Mandailing




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 22 Februari 2021 18:48:38
Kopi Lintong Juga Juara Selain Aceh Gayo dan Mandailing

Surabaya - Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kopi dengan grade terbaik bercita rasa unik. Faktor geografis Indonesia dengan curah hujan cukup dan iklim tropis membuat tanaman kopi jenis Arabika tumbuh subur.

Salah satu penghasil kopi premium adalah Sumatera yang bibitnya telah dikembangkan sejak jaman kolonial. Sebut saja Kopi Madailing dan Kopi Aceh Gayo selain populer juga terlaris di dunia.

Kini Kopi Lintong biji kopi khas Toba menyusul Madailing dan Aceh Gayo makin populer di mancanegara. Kopi Lintong merupakan kopi premium pilihan yang saat ini sudah menembus pasar Eropa dan Asia. Sehingga menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan khas Sumatra Utara.

Varietas kopi arabika ini rasanya menyesuaikan kondisi geografis tanah perpaduan abu vulkanik di atas 1.000 mdpl.

Kondisi tanah Toba yang subur, dengan varietas tanaman kopi unggulan seperti; Sigararutang, Lini S 795, USDA 762, Lasuna, dan Garunggang.

Kopi Lintong memiliki rasa kuat, edrthy, memiliki perpaduan cokelat-rempah, cukup kental, tetapi rasa asam seimbang.

Kopi Lintong dipatenkan dalam sertifikasi Indikasi Geografis ID G 000 000 063.

Disebut Lintong, karena kopi ini berasal dari Kecamatan Lintong Nihuta, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara. Namun, masyarakat sekitar juga terbiasa menyebutnya dengan kopi Lasuna, Garunggang, dan Djember.

Menparekraf Sandiaga Uno pun menikmati secangkir kopi Lintong yang dipadukan dengan kuliner khas Toba; ombus-ombus dan kacang Sihobuk.

Ombus-ombus jajanan khas Batak yang dibuat dari tepung beras dengan isi gula merah di dalamnya. Dibungkus dengan daun pisang dan lebih nikmat disantap saat hangat.

Jajanan ini banyak dijual di kawasan Kecamatan Siborong-borong, Tapanuli Utara dan sejumlah wilayah lainnya.

Sandiaga Uno mengatakan rasa ombus-ombus sangat maknyus apalagi dipadupadankan dengan rasa kopi Lintong yang sudah banyak diekspor dan dipakai merek dagang coffee shop kelas dunia.B7/red

dilihat : 39 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution