Senin, 12 April 2021 07:10:21 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Rumah Sakit Terapung KRI Dr. Suharso Tiba di Mamuju




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 19 Januari 2021 11:30:14
Rumah Sakit Terapung KRI Dr. Suharso Tiba di Mamuju

Surabaya,pustakalewi.com - Kapal rumah sakit TNI AL yakni kapal perang Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso-990 (SHS-990) dari Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya telah bersandar di Dermaga Lanal Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (19/01/2021). Pada misi kemanusian di Mamuju, KRI SHS-990 didukung dua helikopter untuk membantu korban gempa yang tidak terjangkau dan membawa 160 personel terdiri dari 94 ABK KRI dan Tim Satgas 56 orang.

Bersandarnya KRI SHS-990 di dermaga Lanal Mamuju, disambut Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari, Lanal Mamuju serta personel Satgas Penanggulangan Bencana Alam Sulbar. Benny Sukandari mengatakan KRI SHS-990 tidak hanya membawa obat-obatan dan tenaga medis, tetapi bahan kebutuhan pokok serta peralatan listrik.

“Rumah Sakit terapung TNI AL KRI SHS-990 telah merapat di Mamuju dan akan disiapkan di sini sampai waktu tertentu serta digunakan untuk pelayanan kepada masyarakat korba gempa Sulbar yang terkena musibah” jelas Danlantamal VI.

Dia mengatakan, kapal rumah sakit TNI AL tersebut bisa dilaksanakan dalam operasi kecil bahkan sampai operasi berat. "Kepala rumah sakit terapung (dokter dan medis) kita ini sudah berkoordinasi dengan RSUD Mamuju apabila ada pasien yang tidak dapat ditangani di rumah sakit lapangan daerah, bisa langsung kita tangani di rumah sakit terapung TNI AL ini," kata dia.

Mantan Rektor Universitas Hasanuddin Idrus Paturusi mengatakan, RS daerah banyak yang rusak sehingga alat medis terbatas. Akibatnya, sejumlah pasien ditempatkan di lobi dan lorong RS pascaoperasi. "Alhamdulillah, hari ini Rumah Sakit terapung KRI Dr. Suharso telah merapat, dan rencananya sebagian pasien akan kita pindahkan ke kapal,” kata Idrus.

Kapal rumah sakit TNI AL KRI SHS-990 yang dikomandani Letkol Laut (P) Agus Joko Sulistya menyediakan satu ruang UGD, satu ruang intensive care unit (ICU), satu ruang post operasi (RR), tiga ruang bedah, enam ruang poliklinik, 14 ruang penunjang klinik dan dua ruang perawatan dengan kapasitas masing-masing 20 tempat tidur.dispen/red

dilihat : 91 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution