Sabtu, 06 Maret 2021 11:23:52 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Liput Vaksinasi Covid-19, Gubernur dan Awak Media Ricuh




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 14 Januari 2021 14:10:57
Liput Vaksinasi Covid-19, Gubernur dan Awak Media Ricuh

Surabaya – Awak media yang ada di Pendopo Bupati Tangerang ricuh dengan Gubernur Banten. Kericuhan terjadi saat vaksinasi serentak vaksinasi perdana tingkat Provinsi Banten di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (14/01/2021). Kericuhan ini terjadi karena proses vaksinasi dilakukan di ruang tertutup dan wartawan dilarang mengambil gambar.

Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi Juru Bicara Satgas Covid-19 Ati Pramuji Hastuti sempat adu mulut dengan para pewarta yang mengeluhkan penyuntikan vaksin Sinovac dilakukan secara tertutup.

“Tidak bisa ambil gambar dari dalam, nanti ada media TV Streaming nya,” tutur Ati.” Tidak bisa bu, streaming tadi ga jelas gambarnya,” timpal wartawan.

Gubernur Banten Wahidin Halim mencoba meyakinkan bahwa vaksin yang disuntik itu merupakan vaksin Sinovac. “Tadi saya liat tulisan di vaksinnya Sinovac,” katanya.

“Kita gimana mau kasih tau masyarakat, bahwa Walikota, Bupati dan pejabat lainnya disuntik vaksin,” timpal salah seorang wartawan Fotografer.

“Ahh, kalau ga percaya ya sudah ngapain datang. Orang ni vaksin Sinovac, gimana kamunya gak percaya begitu,” balas Gubernur seraya menunjuk Vaksin di hadapan wartawan.

Beberapa saat kemudian, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar selaku tuan rumah mencoba menghampiri para wartawan. Ia melakukan dialog upaya mencari jalan tengah.

Zaki mengatakan pemerintah daerah sedang melakukan upaya terbaik menangani pandemi Covid-19. Jika, kondisi berkerumun seperti saat ini terjadi, akan menjadi sia-sia.

“Bagaimana kalau perwakilan 3 wartawan yang mengambil gambar dari dalam lalu dibagikan ke temen-temen yang lain,” kata Zaki yang kemudian disepakati wartawan.

(Btn/Red)

dilihat : 106 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution