Sabtu, 06 Maret 2021 12:19:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Surabaya Operasional Mall Sampai Pukul 20.00 WIB




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 12 Januari 2021 17:45:13
Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Surabaya Operasional Mall Sampai Pukul 20.00 WIB

Surabaya - Pemkot Surabaya membatasi jam operasional mal atau pusat perbelanjaan di Surabaya sampai pukul 20.00 WIB selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 2 Tahun 2021 perubahan atas Perwali Nomor 67 tahun 2020 yang diterbitkan oleh Pemkot Surabaya sehubungan dengan PPKM di kota Surabaya.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan, Perwali Nomor 2 Tahun 2021 itu mengatur jam operasional atau jam malam, yang akan dikuatkan dengan surat edaran (SE).

Pembatasan jam operasional mal atau pusat perbelanjaan yang semula di Perwali sampai pukul 22.00.00 WIB, sekarang dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Keputusan tersebut juga berbeda satu jam lebih malam dari Instruksi Mendagri semula, yakni maksimal pukul 19.00 WIB. Keputusan maksimal sampai pukul 20.00 WIB diambil sesuai dengan kearifan lokal.

"Instruksi Mendagri semula jam 19.00 WIB. Namun, ketika rapat tadi koordinasi bisa dilakukan sesuai dengan kearifan lokal. Kita melihat Kabupaten Kota yang justru menutup jam 20.00 WIB, itu lebih masuk akal. Maka, kita putuskan untuk Surabaya tetap jam 20.00 WIB,” ujar Whisnu usai rapat koordinasi di Balai Kota Surabaya, Senin (11/1/2021).

Lalu, untuk penerapan check point perbatasan Surabaya, Whisnu menjelaskan, sesuai usulan Polrestabes Surabaya maka diterapkan di tiga titik, yakni Tambak Osowilangon, Bundaran Waru (Cito) dan Merr Gununganyar. “Tapi sifatnya bukan filterisasi, hanya penebalan personel untuk pengawasan protokol kesehatan,” tandasnya.

Sedangkan untuk aturan work from home (WFH) 75 persen berlaku untuk seluruh perusahaan, kecuali industri atau pabrik.
"Untuk industri atau pabrik cukup dengan menjaga Prokes,” kata Wishnu.

Dia juga meminta agar masyarakat tidak perlu merasa trauma dengan PPKM. "Karena semua hampir sama dengan Perwali 67 yang sudah dijalankan selama ini,” ujarnya.

Surabaya termasuk 11 kabupaten/kota yang telah diputuskan oleh Pemprov Jatim yang menerapkan PPKM mulai 11-25 Januari 2021. Selain Surabaya, kota/kabupaten lainnya adalah Sidoarjo, Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Lamongan, Ngawi, dan Kabupaten Blitar.B1/red

dilihat : 59 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution