Senin, 08 Maret 2021 22:46:03 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polisi Tetapkan Gisel Sebagai Tersangka Video Syur




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 29 Desember 2020 19:20:20
Polisi Tetapkan Gisel Sebagai Tersangka Video Syur

Surabaya - Penyidik Kepolisian menetapkan penyanyi Gisella Anastasia alias GA dan seorang pria berinisial MYD sebagai tersangka, terkait kasus beredarnya video syur di media sosial. Keduanya dalam pemeriksaan mengakui figur yang ada di video itu adalah mereka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, penyidik telah menerima hasil analisa digital forensik untuk mengetahui siapa pemeran dalam video berdurasi sekitar 19 detik itu. Selanjutnya, dilakukan pengembangan dengan memeriksa Gisel dan seorang pria berinisial MYD. Termasuk mengumpulkan alat-alat bukti, petunjuk dan keterangan ahli.

"Saudari GA mengakui, dikuatkan lagi dengan ahli forensik yang ada, ahli IT yang ada, dan saudari GA mengakui, dan juga MYD mengakui bahwa memang video yang ada itu, yang beredar di medsos itu, adalah dirinya sendiri. Dia mengakui itu adalah dirinya sendiri dan terjadi pada tahun 2017 yang lalu, di salah satu hotel di Medan," ujar Yusri, Selasa (29/12/2020).

Dikatakan Yusri, setelah memeriksa Gisel, MYD, saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, dan bukti petunjuk, penyidik melaksanakan gelar perkara.

"Hasil gelar perkara yang kita lakukan kemarin, menaikan status yang tadi saksi terhadap saudari GA dan MYD sebagai tersangka," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, keduanya dikenakan Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 dan atau Pasal 8 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun penjara.

Berikut bunyi Pasal 29: "Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah)."b1/red

dilihat : 87 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution