Senin, 08 Maret 2021 10:03:22 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Wujud Toleransi Antar Umat, Gus Nuril Kunjungi Gereja Algonz




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 27 Desember 2020 20:15:24
Wujud Toleransi Antar Umat, Gus Nuril Kunjungi Gereja Algonz

Surabaya Sebagai wujud kerukunan antar umat beragama dalam momentum perayaan natal tahun ini ditunjukkan oleh Kiai nyentrik Nuril Arifin Husein (Gus Nuril) bersama umat Katolik di Surabaya.

Gus Nuril mendatangi Paseban Paroki Gereja Katolik St. Aloysius Gonzaga, Kawasan Sukomanunggal Surabaya, Minggu, (27/12/2020).

Kedatangan Gus Nuril disambut oleh Vikep Surabaya Barat, RD. Skolastikus Agus Wibowo anggota DPRD Surabaya komisi B John Thamrun.

Gereja Algonz menjadi symbol kerukunan antar umat beragama selama ini. Khususnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Tonggak kerukunan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Alm KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, semasa menjabat sebagai Presiden RI di tahun 1999 silam.

Dalam kunjungannya Gus Nuril menekankan pentingnya penguatan kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

"Ini menjadi kewajiban bersama. Supaya tidak terzalimi oleh gerakan-gerakan radikalisme yang sudah mulai harus diwaspadai," ujarnya.

Ia menekankan bahwa dalam momentum Natal, menjadi landasan utama bahwa Tuhan menciptakan keluarga yang kudus dan tidak terzalimi aksi radikal melalui kelahiran Almasih Sang Penghapus dosa.

"Insyallah kondisi aman dan kenyamanan dirasakan umat yang merayakan" kata Gus Nuril.

Pernyataan ini diamini oleh Romo Agus Wibowo atau yang biasa disapa Gus Wo."Ini perayaan natal yang istimewa. Terutama bersama sahabat saya Gus Nuril. Pertemuan silaturahmi ini semoga tetap terjalin." ungkapnya.

Terpisah, adanya pertemuan antar kedua tokoh berbeda agama ini direspon positif oleh anggota DPRD Surabaya, John Thamrun. Ia menjelaskan, bahwa meski berbeda keyakinan rasa persaudaraan antara umat muslim dan Nasrani serta katolik tetap terjaga.

"Karena perbedaan agama dan keyakinan ini tidak menjadi jurang pemisah antar sesama manusia. Terutama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara" pungkas politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa JT ini.trbn/red

dilihat : 84 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution