Sabtu, 23 Januari 2021 21:14:48 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ketum GAMKI Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Workshop HKBP Sion Rumbai




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 12 November 2020 16:11:21
Ketum GAMKI Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Workshop HKBP Sion Rumbai

Surabaya,pustakalewi.com - Pembangunan Gedung Workshop Teknik Las di Kompleks Gereja HKBP Sion Muara Fajar, Rumbai, Riau dimulai. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama, Senin (09/11/2020) kemarin.

Gedung berukuran 160 meter persegi ini adalah bantuan program Kementerian Tenaga Kerja dalam upaya mencetak tenaga terampil di bidang teknik las. Program ini disalurkan melalui Yayasan Terpadu Sion Muara Fajar bentukan gereja tersebut.

Pimpinan HKBP Distrik XXII Riau, Pdt. Mangantar Tambunan, M.Th mengucap penuh syukur atas program tersebut. Ia berterima kasih kepada Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang memfasilitasi pengajuan bantuan yang dapat mencetak SDM kompeten dan terampil.

"GAMKI telah membuktikan dirinya sebagai anak yang lahir dari gereja memberi tindakan nyata," ungkap Mangantar yang juga Ketua PGI Wikayah Riau dalam sambutannya di hadapan Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat yang juga hadir.

Acara sederhana yang diawali kebaktian dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut berlangsung khidmat. Mangantar didaulat meletakkan batu pertama yang pertama didampingi Pendeta Resor HKBP Sion Muara Fajar, Pdt. Rustam Adolf Tambunan.

Peletakan batu pertama disusul Sekum DPP GAMKI, Sahat Sinurat bersama Ketua DPP GAMKI Bidang Ketenagakerjaan, Paul Pasaribu dan Ketua DPD GAMKI Riau, Roy Manurung. Dilanjutkan Anggota DPRD Pekanbaru, Krisman Hutagalung dan perwakilan dari organisasi Kristen di Riau, Ketua Perkumpulan Senior GMKI Riau, Raya Nainggolan dan Winton Parapat dari PIKI Riau.

Pendeta Rustam mengakui kehadiran pemerintah untuk gereja. Menurut dia, selama ini keterbatasan informasi menjadi faktor penghalang gereja mendapat program bermanfaat dari pemerintah.

Selain itu, kelengkapan dokumen sangat penting."Kita sadari perlunya kelengkapan dokumen. Jadi kalau ada bantuan program seperti ini, kita siap," kata Rustam.

Sahat Sinurat mengatakan, GAMKI saat ini berusaha untuk memfasilitasi gereja dan komunitas dalam mendapatkan bantuan program pemerintah. Menurut dia, banyak program pemerintah yang bisa diperoleh, namun selama ini gereja dan komunitas Kristen minim mendapatkan informasi.

"Sebenarnya banyak program dari pemerintah, tapi kita jarang mendapatkan informasi. Disini peran dari GAMKI dan lembaga-lembaga di pusat untuk menjadi jembatan dan fasilitator agar program-program bermanfaat dari pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat di daerah," pungkas Sahat yang juga merupakan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI ini.pr/red

dilihat : 86 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution