Senin, 18 Januari 2021 08:40:35 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Lapas Semarang Dapat Bantuan 4000 Masker dan APD




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 09 November 2020 12:05:11
Lapas Semarang Dapat Bantuan 4000 Masker dan APD

Surabaya - Yayasan Pemulihan Damai memberikan bantuan masker dan alat pelindung diri (APD) kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah.

Bantuan yang diberikan antara lain 4000 masker kain, 100 masker medis dan 1 stel APD hazmat yang diserahkan langsung Ketua Yayasan Pemulihan Damai, Eunike Natania kepada Kepala Lapas (Kalapas) Semarang, Dadi Mulyadi.

Dadi Mulyadi menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Pemulihan Damai yang peduli dengan Warga Binaan Pemasyaràkatan (WBP) Lapas Semarang ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang tengah mewabah ini.

“Alhamdulillah, masker ini sangat berguna bagi warga binaan. Ini merupakan salah satu upaya untuk menghindari penyebaran virus Covid-19,” ungkap Kalapas, Senin (09/11/2020).

Kalapas mengaku, selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya selalu mengawasi dan mewajibkan kepada seluruh WBP agar selalu memakai masker.

Bukan hanya WBP, pengunjung yang datang di Lapas juga diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun yàng telah diaediakan di depan pintu masuk Lapas, dan harus menjaga jarak.

“Kami aelalu menghimbau kepada pengunjung agar menjalankan protokol kesehatan dengan mematuhi 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelas Kalapas.

Sementara itu, Eunike Natania mengatakan, pemberian bantuan masker ini merupakan aksi sosial yang dilakukan yayasan untuk membantu sesama umat manusia.

“Terlebih saat pandemi Covid-19 yang masih mewabah sekaranag ini, tentunya Lapas Semarang masih membutuhkan masker untuk para WBP,” kata Eunike.

Selain memberikan bantuan masker dan APD, Yayasan Pemulihan Damai juga melakukan pembinaan iman di Lapas, serta membagikan sembako untuk keluarga nara pidana (Napi) dan mantan Napi.

“Kami juga menyediakan rumah singgah bagi mantan Napi yang bebas dan mau kembali ke kota asalnya, serta pendampingan konseling bagi keluarga yang bermasalah sosial,” pungkasnya. (Ning/bj)

dilihat : 78 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution