Rabu, 21 Oktober 2020 02:29:28 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 112
Total pengunjung : 237160
Hits hari ini : 869
Total hits : 2447858
Pengunjung Online : 11
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Universitas Ciputra Bantu Masyarakat Ubah Sampah Jadi Barang Bernilai




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 17 Oktober 2020 11:33:36
Universitas Ciputra Bantu Masyarakat Ubah Sampah Jadi Barang Bernilai

Surabaya – Pandemi Covid-19 membawa dampak luar biasa terhadap masyarakat. Melalui pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh DRPM Kemenristek/BRIN pada periode 2019/2020 di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Universitas Ciputra Surabaya membantu masyarakat dengan mengubah sampah menjadi sesuatu yang berharga.

Wendra Hartono dan Anastasia Filiana Ismawati dosen Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Ciputra Surabaya terinpirasi oleh tagline alm. Dr. Ir. Ciputra “mengubah sampah menjadi emas” untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di desa tersebut. Menurutnya penciptaan sumber daya manusia yang unggul dan bekerja secara mandiri atau berwirausaha merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah ini.

"Pelatihan pengembangan diri yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Ciputra Surabaya kepada penduduk Desa Munggugianti ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan SDM yang unggul dengan memanfaatkan pengolahan limbah rumah tangga yang berupa sampah kain perca dan plastik untuk diolah menjadi barang jadi yang bernilai tinggi dan laku dijual dimasyarakat umum,” ungkap Wendra, Rabu (14/10/2020) kemarin.

Wendra menambahkan proses pelatihan tersebut, peserta diajarkan dari dasar mengenai pola pikir seorang entrepreneur yang handal. Peserta juga diajarkan bagaimana mengelola keuangan sederhana, membuat produk dengan menggunakan mesin jahit yang telah difasilitasi selama kegiatan, dan memasarkan hasil produk tersebut di dunia e-commerce.

Peserta pelatihan diajarkan tips-tips untuk menjual barang melalui media facebook ads, Instagram, What’s up/ Line, dan Shopee.

Pada kesempatan yang sama Anastasia Filiana Ismawati, menjelaskaan bahwa jumlah limbah rumah tangga seperti kain perca, botol minuman plastik sangatlah banyak di Desa Munggugianti.

“Sangatlah disayangkan jika terdapat sumber daya, seperti produk limbah tidak diolah dan dimanfaatkan secara baik. Dengan menggunakan metode pelatihan secara daring dan tatap muka dengan menjalankan proses design thinking. Proses design thinking meliputi empathy, define, ideate, prototype, dan test,” ujar Dosen Fakultas Manajemen dan Bisnis itu.

Anastasia menyebutkan jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 11 orang, yang terdiri dari 9 orang wanita dan 2 orang pria. Kegiatan ini dilaksanakan satu minggu sekali sejak tanggal 25 Juli 2020 sampai 13 September 2020.

Dari kegiatan pelatihan yanh dilakukan Universitas Ciputra Surabaya ini diharapkan mampu meningkatkan penghasilan masyarakat desa dalam skala besar dikemudian hari.

Selain itu, peserta juga di berikan bekal untuk menjadi seorang wirausaha yang unggul dengan menggunakan mindset jatuh 10x bangkit 11x, serta mampu mengubah sampah menjadi emas. (*)

dilihat : 36 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution