Rabu, 21 Oktober 2020 03:52:19 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 151
Total pengunjung : 237199
Hits hari ini : 1544
Total hits : 2448533
Pengunjung Online : 14
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Datangi Kantor BAMAG, Pasangan Ery-Armudji Paparkan Program Mantapkan Kerukunan Umat Beragama di Surabaya




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 14 Oktober 2020 16:14:45
Datangi Kantor BAMAG, Pasangan Ery-Armudji Paparkan Program Mantapkan Kerukunan Umat Beragama di Surabaya

Surabaya,pustakalewi.com - Pasangan walikota dan wakil walikota Ery Cahyadi dan Armudji bersilahturahmi dengan para pimpinan dan pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Surabaya, Rabu (14/10/2020).

Eri Cahyadi dan Armudji berkunjung ke kantor BAMAG Surabaya untuk bersilaturahmi, dan membahas berbagai langkah untuk menjaga toleransi antar umat beragama yang sudah harmonis selama ini.

Ketua Umum Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Surabaya Pendeta M. Sudhi Dharma, menyambut baik program Cawali Eri Cahyadi – Armudji, yang akan meneruskan program Wali Kota Tri Rismaharini untuk senantiasa menjadikan Kota Pahlawan sebagai rumah besar bagi semua umat beragama tanpa adanya diskriminasi.

“Pak Eri Cahyadi dan Pak Armudji memiliki komitmen untuk menjaga keberagaman di Surabaya,” ujarnya setelah bertemu Cawali Eri Cahyadi – Armudji di kantor BAMAG Surabaya, Jalan Nginden Intan Timur.

Pdt. Sudhi Dharma mengaku memiliki respek yang tinggi kepada mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya ini. Eri memahami tantangan dan solusi permasalahan di Surabaya. “Apa yang disampaikan Pak Eri dan Pak Armudji kepda kami ini menunjukkan bahwa mereka adalah pemimpin yang tahu persis apa yang jadi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

“Kota Surabaya adalah kota toleran. Dan yang hebat adalah ketika bakti sosial, pemerintah kota hadir di sana, umat lintas agama juga ikut serta. Membaginya berbarengan, itulah yang menjadi kekuatan Surabaya, sehingga Surabaya dikenal sebagai kota yang penuh toleransi,” ujar Eri.

”Komitmen kami jelas, akan terus menjadikan Surabaya sebagai rumah besar yang ramah bagi semua,” imbuh Eri.

Dia menambahkan, sejumlah program telah disiapkann untuk memantapkan kerukunan antarumat beragama di Surabaya yang saat ini sudah terjalin dengan baik. Di antaranya adalah terus menjalin komunikasi yang intensif dengan semua umat.

”Kami akan meningkatkan dan memperbanyak kuota insentif guru keagamaan. Warga Surabaya harus berdaya saing global, namun juga memiliki karakter serta kuat agamanya sesuai keyakinan masing-masing. Salah satu kunci untuk mewujudkan SDM seperti itu adalah peran para guru keagamaan,” kata Eri Cahyadi.

Eri juga akan membikin program beasiswa para guru keagamaan. ”Jadi, guru keagamaan akan difasilitasi untuk studi agama sesuai kepercayaannya masing-masing, misalnya ke STAIN, Sekolah Tinggi Teologi, Sekolah Tinggi Agama Katolik, Sekolah Tinggi Agama Hindu, Sekolah Tinggi Agama Buddha, Sekolah Tinggi Agama Konghucu dan sebagainya sesuai bidangnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Eri juga akan memberikan apresiasi bagi pegiat keagamaan yang berprestasi. ”Apresiasi ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah sangat mendukung aktivitas keagamaan untuk membentuk karakter positif pada generasi muda,” pungkasnya.mwp

dilihat : 61 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution