Sabtu, 05 Desember 2020 22:15:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Musim Pandemi Aplikasi Kargo Ini Gencar Buka Peluang Usaha




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 12 Oktober 2020 22:08:33
Musim Pandemi Aplikasi Kargo Ini Gencar Buka Peluang Usaha

Surabaya – Aplikasi kargo pertama di Indonesia TrawlBens gencar membuka peluang usaha kemitraan guna menciptakan lapangan kerja besar-besaran. Sebab selama pandemi Covid-19, bisnis jasa logistik menjadi salah satu sektor yang tumbuh sekaligus penopang ekonomi, mengingat pembatasan sosial mendorong jasa pengiriman barang melalui perusahaan kargo.

Pertumbuhan bisnis jasa logistik selama pandemi tumbuh hingga 100 persen, bahkan mencapai puncak tertinggi sepanjang September 2020 dengan pertumbuhan hampir 400 persen. Hal ini sejalan dengan melonjaknya layanan e-commerce dan marketplace sebesar 69 persen selama pandemi Covid-19 di Indonesia, berdasarkan data perusahaan konsultan bisnis, RedSeer.

CEO TrawlBens, Beni Syarifudin mengatakan, pada tahap awal Trawlbens membuka lima kemitraan yakni mitra business, mitra space, mitra pool warehouse, mitra kurir motor dan mitra transporter mobil.“Dengan menjadi mitra Trawlbens, berpeluang memperoleh penghasilan hingga Rp 30 juta per bulan dan menjadi mesin penggerak ekonomi Indonesia," kata Beni dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10/2020).

Beni menjelaskan, Trawlbens hadir sebagai start-up aplikasi kargo pertama di Indonesia yang menawarkan jasa door to door memenuhi kebutuhan konsumen dalam pengiriman atau perpindahan barang dari dan ke seluruh Indonesia. “Trawlbens dapat menjadi solusi permasalahan logistik yang dihadapi oleh UMKM selama ini dimana harga ongkos kirim yang mahal,” ujarnya.

Dengan aplikasi kargo Trawlbens, lanjut dia, biaya logistik atau ongkos pengiriman bisa turun 70 persen-80 persen dari kondisi saat ini. “TrawlBens memberikan bukan hanya memberikan harga kompetitif, tapi murah. Jadi masyarakat dan UMKM bisa berkembang, dengan demikian akan menyerap ribuan pekerjaan,” ucapnya.

Beni menilai UMKM di berbagai daerah di Indonesia masih kesulitan mendapat pembeli dari daerah lain seperti Kalimantan atau Papua karena terbentur ongkos kirim yang tinggi. Apalagi saat ini, menurut dia, terjadi anomali ongkos pengiriman di negeri ini.

“Ongkos pengiriman dari Tiongkok ke Indonesia bisa Rp 9.000 per kilogram. Tapi mengapa dari Jakarta ke Makassar justru Rp 30.000 per kg, atau Jakarta ke Manado kenapa Rp 60.000 per kg. Ini kan aneh. Bagaimana mungkin UMKM bisa bersaing dan berkembang dengan ongkos kirim yang begitu mahal,” tegasnya.b1/red

dilihat : 101 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution