Sabtu, 23 Januari 2021 20:50:35 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polisi Gagalkan Transaksi Sabu Seberat 2,5 di Tambal Ban




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 26 September 2020 11:30:59
Polisi Gagalkan Transaksi Sabu Seberat 2,5 di Tambal Ban

Surabaya – Satuan Resort Narkoba Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggagalkan transaksi Narkoba jenis sabu di salah satu bengkel di Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Sabtu (05/09/2020) lalu.

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan mengungkapkan, dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 2,5 kilogram sabu senilai Rp2,5 miliar. Sementara tersangka berinisial KY (52), yang merupakan bandar.

“Tersangka ini sudah cukup lama jadi bandar, kurang lebih 1 tahun. Dia tidak ada pekerjaan lain. Jadi cuma bandar saja. Ada 3 tersangka, yang dua lainnya masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkap Iman dalam keterangan pers, Jumat (25/09/2020).

Dijelaskan Iman, penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari jaringan-jaringan narkoba yang ada di Indonesia. Penangkapan ini pun, kata dia, untuk kesekian kalinya di Kota Tangsel.

“Dengan kami mengamankan narkoba seberat 2,5 kilogram, kami menyelamtakan lan 25 ribu masyarakat dari ancaman peredaran narkotika,” ujar Iman.

Tersangka dalam mengedarkan barang haram tersebut, papar Iman, menyasar semua kalangan, darimana muda, tua, anak-anak, bahkan tak menutup kemungkinan pegawai pemerintahan.

“Barang ini (narkoba) adalah barang atar Provinsi atau diedarkan antar Provinsi. Ini bisa kita liat terbungkus kemasan produk teh dari Cina. Jadi barang ini memang dari Cina,” paparnya.

Atas perbuatannya itu, terang Iman, tersangka dijerat hukuman mati atau penjara seumur hidup atau minimal 6 tahun dan paling lama 10 tahun. “Sementara pidana denda sebesar Rp. 1 Miliyar arau paling banyak Rp. 10 Miliyar,” pungkasnya.btn/red

dilihat : 103 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution