Sabtu, 05 Desember 2020 22:34:00 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Panti Pijat Berkedok Ruko Kawasan Kelapa Gading Digerebek Polisi




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 23 September 2020 11:05:35
Panti Pijat Berkedok Ruko Kawasan Kelapa Gading Digerebek Polisi

Jakarta - Jajaran Subnit Serse Polres Metro Jakarta Utara, menggerebek sebuah panti pijat berkedok Rumah Toko (Ruko) di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (21/09/2020) lalu.

Panti pijat tersebut digerebek lantaran masih beroperasi ditengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta terkait pencegahan penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19.

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Aries Andhi mengatakan, penggerebekan pada siang kemarin dilakukan di sebuah Ruko di Kawasan Jalan Raya Gading Kirana, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Ditengarai menjadi tempat terjadinya proses tindak pidana. Kita sebut tempat usaha seperti panti pijat namanya,” ujar Aries dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (22/09/2020).

Berdasarkan pantauan polisi sebelum penggerebekan, terlihat bahwa seolah-olah Ruko tersebut dalam keadaan tertutup.

Namun, polisi mencurigai adanya aktivitas sejumlah orang yang keluar masuk dari dalam Ruko tersebut seperti adanya aktifitas.

“Itu menjadi bukti awal kecurigaan anggota kami yang di lapangan melakukan observasi untuk melakukan tindakan lainnya,” kata Aries.

Polisi pun langsung melakukan pengecekan ke dalam Ruko untuk melihat aktivitas apa yang ada dalam Ruko tersebut.

Nyatanya, di dalam Ruko tersebut terdapat beberapa kamar yang di dalamnya dipakai untuk aktivitas pijat plus-plus.

Dalam penggerebekan di siang hari itu, polisi mengamankan 21 orang yang terdiri dari pengelola panti pijat, terapis pijat dan karyawan lainnya.

Sembilan orang diantaranya adalah wanita yang bekerja sebagai terapis, serta sembilan orang lainnya merupakan karyawan lain seperti pembantu di panti pijat tersebut.

Sementara itu, tiga orang lainnya ialah pengelola panti pijat yang belakangan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan, ditetapkan tiga orang tersangka yang bertanggung jawab terhadap kegiatan usaha di masa pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (Yon)

dilihat : 103 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution