Sabtu, 05 Desember 2020 03:37:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Bisnis Esek-esek Michat Marak Ditengah Pandemi Covid-19




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 16 September 2020 18:15:52
Bisnis Esek-esek Michat Marak Ditengah Pandemi Covid-19

Surabaya - Ditengah pandemi covid-19 yang sudah terjadi lebih dari tiga bulan ini ternyata bisnis prostitusi online lewat media online Michat di Surabaya makin marak

Jasa esek-esek di aplikasi ini semakin marak dan dengan terang - terangan menawarkan harga melalui status yang dipasang. tanpa basa basi para pemilik akun mempersilakan seluruh tamu yang ingin menggunakan jasa lendir tersebut.

Berbagai macam prostitusi lendir melalui aplikasi Michat ini memiliki berbagai macam jasa, ada yang melalui jasa hotel dan jasa panggilan.

Salah satunya wanita yang terang terangan mengatakan jika ia lakukan ini demi menghidupi kebutuhannya sehari - hari dengan bekerja sama bersama agency yang ia beri nama agency lendir ini.

Wanita berinisial R ini dengan terang - terangan kalo ia menggunakan jasa agency ia merasa aman karena sudah ada backup jika ada kejadian yang tidak di inginkan, sehingga ia harus memotong penghasilannya dengan berbagi ke agency yang telah di naungi tersebut.dengan proses DP terlebih dahulu untuk memastikan pelanggan tersebut serius atau tidak.

"Saya sudah lakuin ini sejak 4 tahun yang lalu, dan kita bekerjasama dengan agency serta beberapa hotel jadi kita ga ragu lagi untuk terima tamu, kebetulan saat ini saya berada di salah satu hotel yang ada di bungurasih" ucap R.

Tanpa segan ia pun memberikan dokumentasi kunci hotel serta lokasi tempat tersebut untuk dapat meyakinkan pelanggannya, tarif yang ia tawarkan bermacam - macam mulai dari harga Rp. 250ribu hingga Rp 400ribu, sekali main.

Sementara kepala unit PPA, Iptu Fauzy Pratama mengatakan jika prostitusi semacam ini bisa segera dilakukan penindakan, ini sudah memasuki ranah hukum karena ia melakukannya dengan agency berarti ada yang menaungi.ps/red

dilihat : 336 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution