Kamis, 22 Oktober 2020 19:53:14 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 654
Total pengunjung : 238295
Hits hari ini : 6796
Total hits : 2462761
Pengunjung Online : 9
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kemdikbud Perkenalkan Konsep Baru Bagi SMK




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 15 September 2020 11:08:26
Kemdikbud Perkenalkan Konsep Baru Bagi SMK

Semarang - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Wikan Sakarinto mengatakan konsep "ijon" siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selaras dengan kebijakan pernikahan massal.

Wikan menjelaskan dalam siaran pers, Senin (14/09/2020), bahwa sistem “ijon” merupakan perwujudan konsep cerdas dan taktis yang merangkum minimal empat strategi dasar pernikahan massal, yang diharmonisasikan dengan pemaknaan kearifan lokal yang mudah dipahami dan dicerna oleh seluruh pihak dan pemangku kepentingan.

Wikan menambahkan sistem "ijon" sangat selaras dengan beberapa strategi dasar pernikahan massal yang dilakukan oleh satuan pendidikan vokasi dengan dunia industri dan dunia kerja (Iduka).

Salah satunya dengan sinkronisasi kurikulum, menghadirkan guru atau tamu dari kalangan industri minimal 50 jam per prodi dalam setiap semesternya, program magang atau prakerin minimal satu semester di Iduka, serta uji kompetensi atau sertifikasi kompetensi bagi seluruh lulusan vokasi, dan bagi guru dan dosen vokasi.

Wikan berharap sinergi semua pemangku kepentingan akan mempercepat dampak positif dan signifikan sehingga dapat melahirkan lulusan vokasi yang kompeten dan unggul.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kerja sama dengan Kawasan Industri Kendal (KIK)merupakan terobosan di masa pandemi Covid-19, sebagai bagian dari langkah kerja tim pembinaan dan pengembangan vokasi Jawa Tengah. Di mana industri dengan SMK harus bergerak bersama untuk ikut mengatasi masalah ketenagakerjaan vokasi.

"Kerja sama SMK dengan industri ini sudah lama ingin diwujudkan dan melalui MoU ini diharapkan terbuka langkah-langkah baru yang semakin terbuka dan sinergis,” ucap Ganjar.b1/red

dilihat : 48 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution