Kamis, 22 Oktober 2020 02:50:25 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 154
Total pengunjung : 237779
Hits hari ini : 1675
Total hits : 2457640
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Wajah Kampung Surabaya dimata Mahasiswa Fikom Universitas Kristen Petra




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 08 September 2020 14:05:04
Wajah Kampung Surabaya dimata Mahasiswa Fikom Universitas Kristen Petra

Surabaya,pustakalewi.com - “Kampung berkonotasi kesederhanaan. Sementara kota mewakili simbol kemajuan. Tetapi kampung di Surabaya nampaknya ingin dibedakan. Mereka keberatan dicitrakan sebagai sumber keterbelakangan. Apalagi ketertinggalan.

Keberhasilan pemerintah kota dan warga Surabaya menjadikan kampung sebagai bukti keberdayaan dan pilar sukses Surabaya, Nampak saat kita membaca 8 artikel di buku “Kampung Surabaya: Geliat dan Rupa dalam Pena.” Demikian ditutur oleh Errol Jonathans, Direktur Utama Suara Surabaya Media dalam tulisannya yang mengantar pembaca masuk dalam tulisan kedelapan mahasiswa mata kuliah Teknik Penulisan Features. Hal ini senada dengan alasan mengapa kampung Surabaya menjadi objek tulisan dalam buku ini.

Pilihan menulis tentang kampung di Surabaya merupakan sebuah apresiasi yang ingin ditunjukkan oleh FIKOM Universitas Kristen Petra Surabaya bagi pemerintah kota yang telah berupaya memperbaiki wajah kota, termasuk di antaranya adalah kampung-kampung yang terserak di pelbagai sudut kota. Selain itu, dengan menulis tentang geliat kampung di kota Surabaya, mata kuliah ini juga ingin mengajak mahasiswa agar lebih memahami kinerja jurnalistik secara langsung di lapangan, serta membangun simpati dan empati dengan berelasi secara langsung dengan masyarakat.

Dengan demikian, mahasiswa yang nantinya akan lulus dengan menyandang gelar sarjana, tak lagi gamang dengan kondisi dunia secara riil. Kampus bukanlah menara gading belaka. Kampus sudah sewajarnya menjadi bagian dari masyarakat.

Menurut Fanny Lesmana, Dosen Fikom buku ini berisi 8 artikel yang ditulis oleh 8 mahasiswa. Setiap mahasiswa memiliki tantangan tersendiri saat menuliskan artikel dalam buku ini. Beberapa kampung yang dapat dicatat dalam buku ini adalah Kampung Lawas Lawang Seketeng, Kampung Herbal, Kampung Maspati, Kampung Ampel, Kampung Kue, Kampung Lontong, Kampung Parikan dan Kampung Ilmu. Kedelapan mahasiswa tersebut adalah Anjanette Michelle, Ricky Ciputra, Leoni, Suryani Shanti, Jessica Idelia, Georgie Sentana, Meisia Febiola dan Jessica Tamariska.

Memang tidak semua dapat diraih oleh para mahasiswa karena keterbatasan waktu dalam menelaah data, mengumpulkan data hingga memprosesnya menjadi sebuah tulisan. Hal lain yang menarik adalah tidak semua mahasiswa ini berasal dari Surabaya. Ada di antara mereka yang berasal dari daerah lain sehingga mereka juga memerlukan waktu untuk bisa terlibat secara penuh dalam proses pengumpulan data terang Fanny kepada pustakalewi dalam rilisnya, Selasa (08/09/2020.

Dalam beberapa tahun terakhir, mata kuliah ini mengajak mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya untuk membuat tulisan yang kemudian dirangkum menjadi sebuah buku sebagai hasil dari tugas akhir mereka. Tahun lalu, kelas Teknik Penulisan Features juga menerbitkan buku tentang taman-taman kota di Surabaya, dengan judul Serpihan Catatan di Taman Kota Surabaya. ***

dilihat : 119 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution