Jum'at, 14 Agustus 2020 09:19:36 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 443
Total pengunjung : 190672
Hits hari ini : 3867
Total hits : 2024815
Pengunjung Online : 14
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Vaksin Corona Produksi Bio Farma Bisa Kita Pakai Awal 2021




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 27 Juli 2020 14:08:08
Vaksin Corona Produksi Bio Farma Bisa Kita Pakai Awal 2021

Surabaya – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengungkapkan saat ini PT Bio Farma (Persero) sedang melakukan uji klinis vaksin Corona (COVID-19). Dalam proses itu melibatkan 1.600 relawan.

“Berita baiknya vaksin sedang diproduksi dan pengetesannya di Bandung, Bio Farma selama 3 bulan kepada 1.600 relawan,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil melalui konferensi pers virtual, Senin (27/07/2020).

Jika uji klinis tersebut berjalan lancar, Kang Emil bilang, vaksin Corona bisa diproduksi dan digunakan masyarakat pada awal tahun 2021.

“Kalau ternyata lancar mungkin awal tahun 2021 vaksin produksi Bandung Jawa Barat bisa kita pakai untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Berdasarkan catatan detikcom, uji klinis tahap III vaksin COVID-19 akan dilakukan pada Agustus 2020 mendatang. Bio Farma sendiri telah menerima vaksin dari Sinovac, China sebanyak 2.400 vaksin.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan uji klinis vaksin COVID-19 dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan sehingga ditargetkan akan selesai pada bulan Januari 2021 mendatang. Jika lancar, maka Bio Farma akan memproduksi pada kuartal I 2020.

“Apabila uji klinis vaksin Corona tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021 mendatang, dan kami sudah menyiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis,” ujar Honesti. (Red)

Sumber : detik.com

dilihat : 53 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution