Jum'at, 14 Agustus 2020 23:53:28 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 777
Total pengunjung : 191010
Hits hari ini : 10246
Total hits : 2031194
Pengunjung Online : 14
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tjahjo Kumolo: ASN Terlibat Narkoba Langsung Pecat




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 26 Juni 2020 11:30:35
Tjahjo Kumolo: ASN Terlibat Narkoba Langsung Pecat

Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat narkoba akan langsung dipecat. Tjahjo juga mengajak seluruh pihak untuk memerangi narkoba.

"Kami minta ketua KASN, kepala BKN, seluruh pimpinan kementerian/lembaga, kepala daerah untuk memberhentikan dengan tidak hormat bagi pengguna maupun pengedar narkoba, termasuk harus bisa direhabilitasi," kata Tjahjo dalam acara Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Jumat (26/06/2020).

Kegiatan yang digelar Badan Narkotika Naisonal (BNN) tersebut bertema "Hidup 100% di Era Normal: Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba". Pada kesempatan itu, Tjahjo berterima kasih kepada BNN yang sudah membuat portal aduan narkoba sebagai media pelaporan.

Menurut Tjahjo, BNN mempunyai data cukup canggih, bahkan sampai kabupaten/kota dan tingkat kecamatan yang terpapar peredaran narkoba. "Saya menyampaikan apresiasi ini. BNN juga terus menerus bekerja sama dengan semua pihak, khususnya kepolisian, kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda)," ujar Tjahjo.

Tjahjo juga mengusulkan supaya BNN memiliki kantor perwakilan tetap di kabupaten/kota seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan sinergitas bersama kepolisian dan pemda. Menurut Tjahjo, pimpinan kementerian/lembaga serta pemda yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan BNN agar melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan psikotropika.

"Selalu lakukan sosialiasi dan penyebarluasan tentang bahaya narkotika, psikotropika dan bahaya-bahaya lain kepada seluruh ASN di instansinya masing-masing," ucap Tjahjo.

Tjahjo pun mengapresiasi BNN atas keberhasilannya mengungkap berbagai sindikat narkoba, khususnya jaringan-jaringan internasoinal. Berbagai bukti-bukti narkoba juga turut disita oleh BNN. Demikian pula keberhasilan pihak kepolisian menangani permasalahan narkoba dan para pihak lain yang mengungkap narkoba dalam jumlah besar, lanjut Tjahjo, sepatutnya diapresiasi.

Tjahjo menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala BKN menyangkut penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang bebas narkoba. "Kita harus selektif menerima CPNS. Setidaknya dia harus bersih dari narkoba, sehingga harapan kepala BNN yaitu 100% hidup sehat dalam arti kita harus sehat dari narkoba, terhindar dari narkoba dapat terwujud," kata Tjahjo.

Tjahjo pun menyebut, "Narkoba sudah menjadi musuh kita bersama. Kita harus mencegah, melawan, dan harus berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan terhadap seseorang, kelompok atau golongan yang nyata-nyata dan terbuka tidak hanya pengguna, tapi juga pengedar dan pemasok narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat.". B1/red

dilihat : 77 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution