Rabu, 08 Juli 2020 08:54:02 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 144
Total pengunjung : 161580
Hits hari ini : 2397
Total hits : 1745697
Pengunjung Online : 15
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sehatkan Bank Banten Pemprov Bakal Suntik Dana Rp1,9 Triliun




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 18 Juni 2020 11:08:46
Sehatkan Bank Banten Pemprov Bakal Suntik Dana Rp1,9 Triliun

Serang - Pemerintah Provinsi Banten akhirnya memutuskan melakukan konversi dana kas daerah (KASDA) Provinsi Banten menjadi setoran modal Bank Banten. Hal itu sesuai dengan surat Gubernur Banten kepada 16 Juni 2020 Nomor: 580/1136-ADPEMDA/2010.

Ketupusan itu setelah terjadi pembahasan intensif antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mendagri, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kejagung, Bareskrim Polri, KPK, DPRD Banten, PT. BGD dan pemegang saham minoritas.

Dari pembahasan tersebut OJK memerintahkan kepada pemerintah Provinsi Banten agar menyehatkan Bank mengkonversi dana KASDA sebesar Rp1,9 triliun sebagai penyertaan modal untuk menjadi bank sehat. Sebelumnya, KASDA tersebut disebut-sebut dewan sebagai dana mengendap di Bank Banten.

Pemerintah Provinsi Banten Banten membuat dua opsi penyertaan modal. Pertama berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2013, tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah ke dalam Modal Saham PT. Banten Global Development untuk Pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten, bahwa Pemerintah Provinsi Banten melakukan Penambahan Penyertaan Modal Daerah ke dalam Modal PT. Banten Global Development sebesar Rp. 950 milyar.

Sejauh ini pemerintah Provinsi Banten baru menggelontorkan Rp614,6 milyar tersisa Rp 335,4 milyar.

Kedua dana RKUD yang masih tersimpan di Bank Banten semula sebesar Rp1.900.000.000.000 setelah dikurangi Rp335.400.000.000 sisanya sebesar Rp1.564.600.000.000 akan dikonversi untuk modal Bank Banten sebagaimana arahan OJK untuk menjadi bank sehat.

“Kami masukan sebagai escrow account di Bank Banten, belum bisa digunakan sampai Perda baru Penyertaan Modal ditetapkan,” tulis Gubernur Banten melalui dokumen tertulis.

Dana sebesar Rp1.564.600.000.000 baru bisa digunakan untuk konversi menjadi setoran modal Bank Banten, setelah menyusun PERDA penyertaan modal baru ditetapkan.

(You/Red)

dilihat : 91 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution