Rabu, 15 Juli 2020 16:47:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 651
Total pengunjung : 167297
Hits hari ini : 4402
Total hits : 1806512
Pengunjung Online : 13
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Beri Bantuan Beras 3,3 Ton Bagi Kabupaten Malang




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 01 Juni 2020 08:05:05
BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Beri Bantuan Beras 3,3 Ton Bagi Kabupaten Malang

Malang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memberikan bantuan beras 3,3 ton untuk masyarakat Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terdampak COVID-19.

Bantuan diserahkan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Dodo Suharto kepada Bupati Malang, HM Sanusi, Jumat (29/05/2020) sore.

Dodo Suharno menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada Pemkab Malang ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap upaya penanganan COVID-19.

“Ini juga bentuk empati dan simpati kami kepada masyarakat terdampak,terutama kepada para pekerja yang dirumahkan maupun yang di-PHK akibat COVID. Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” katanya.

Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi mengucap sukur atas bantuan yang diterima. “Alhamdulillah, terima kasih BPJS. Bantuan ini sungguh berarti bagi Kabupaten Malang yang sedang serius menyelesaikan wabah COVID-19,” ujarnya.

Sanusi menambahkan, meski masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kabupaten Malang akan berakhir Sabtu (30/05/2020), bukan berarti kehidupan masyarakat akan seenaknya, apalagi sampai mengabaikan prinsip protokoler kesehatan. “Artinya, meski memasuki masa transisi, masyarakat tetap harus mematuhi dan mentaati semua himbauan pemerintah terkait upaya pencegahan COVID-19,” jelasnya.

Tentang konsep fase transisi, menurut mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini, lebih memberikan kelonggaran terhadap aturan ketat PSBB, seperti kegiatan keagamaan, tempat ibadah, kelonggaran terhadap operasional perusahaan, kelonggaran para pekerja untuk kembali beraktivitas meski tetap harus memperhatikan protokoler kesehatan secara maksimal.

Seperti penggunaan masker, menghindari kerumunan, cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, dan semua prinsip physical distancing harus tetap dilakukan agar terhindar dari penyebaran wabah COVID.mlg/red

dilihat : 118 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution