Sabtu, 15 Agustus 2020 18:19:32 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 632
Total pengunjung : 191663
Hits hari ini : 5843
Total hits : 2037071
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Perbarindo Catat Aset Industri BPR Tembus Rp 150 Triliun




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 22 Mei 2020 20:08:35
Perbarindo Catat Aset Industri BPR Tembus Rp 150 Triliun

Surabaya - Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mendorong anggotanya, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), untuk terus meningkatkan layanan kepada nasabah.

Ketua Perbarindo, Joko Suyanto, mengatakan, kehadiran BPR dan BPRS yang menyediakan beragam produk keuangan seperti perbankan lain ternyata memiliki penetrasi yang lebih baik dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya.

“Seiring dengan persaingan dunia perbankan yang kian ketat, BPR-BPRS sepertinya tidak akan luntur serta masih menjadi salah satu perbankan yang diminati masyarakat,” ujar Joko Suyanto dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (21/5/2020).

Menurut Joko, karakteristik BPR dan BPRS yang memiliki kemudahan dalam penyaluran kredit dan keunikan dalam menghimpun dana masyarakat dibandingkan dengan bank konvensional lain menjadi daya tarik tersendiri sehingga BPR-BPRS masih tumbuh dan berkembang.

Hal tersebut terlihat dari hasil kinerja pada Februari tahun 2020 dimana aset industri BPR tumbuh sebesar 10,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 150 triliun.

Pertumbuhan tersebut juga ditopang dengan tumbuhnya penyaluran kredit yang dilakukan oleh industri BPR yaitu dari 10,49 persen menjadi Rp 110 triliun.

Sebagai lembaga intermediasi, BPR juga mampu menghimpun dana masyarakat dengan baik. Hal ini terlihat dari jumlah dana masyarakat yang dihimpun dari sisi deposito maupun tabungan yang masing-masing tumbuh sebesar 7,93 persen dan 13,66 persen menjadi Rp 72 triliun dan Rp 31 triliun.

“Selain itu, hal yang menggembirakan adalah jumlah nasabah yang dilayani telah mencapai 18,3 juta rekening,” jelas Joko Suyanto.

Nasabah tersebut, lanjut Joko, didominasi oleh penabung sebanyak 13,5 juta rekening dan rata-rata jumlah tabungannya sebesar Rp 2,3 juta. Sedangkan nasabah debitur sebanyak 4,1 juta rekening dan rata-rata pinjamannya adalah Rp 27 juta.

“Hal ini tentunya mencerminkan, Industri BPR dan BPRS memang hadir untuk melayani masyarakat kecil dan pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia," tegasnya.

Menurut Joko, industri BPR dan BPRS kembali diuji dengan adanya wabah Covid-19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh dunia. Pandemi tersebut telah berdampak ke berbagai sektor kehidupan tak terkecuali sektor ekonomi dan keuangan.

Dampak yang dirasakan oleh industri BPR dan BPRS adalah turunnya kemampuan debitur untuk membayar angsuran dan meningkatnya penarikan dana simpanan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Hal ini tentunya akan berpengaruh pada kondisi likuiditas yang tidak pernah terprediksi sebelumnya sehingga kondisi ini tidak tercermin dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah disampaikan kepada regulator," terang Joko.

Oleh karena itu, lanjut Joko, momentum peringatan Hari BPR-BPRS Nasional menjadi penting dan strategis bagi seluruh insan Industri BPR-BPRS Nasional yang tengah sama-sama berjuang melewati masa pandemi Covid-19.

"Kondisi luar biasa ini harus kita hadapi bersama dengan menjaga kebersamaan, kekompakan, bergotong-royong, dan bersatu-padu untuk saling menjaga kondisi Industri BPR-BPRS agar mampu survive, bangkit, dan menang melewati masa Pandemi Covid-19," tegasnya.

"Hari BPR-BPRS Nasional bukan hanya sebagai pengingat eksistensi industri, tetapi juga sebagai pengingat untuk terus berjuang meningkatkan peran BPR-BPRS dalam perekonomian Indonesia," pungkas Joko.b1/red

dilihat : 139 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution