Jum'at, 05 Juni 2020 20:41:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 399
Total pengunjung : 144249
Hits hari ini : 4488
Total hits : 1490966
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tidak Cuti dan Mudik, Pilihan Bijak Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 22 Mei 2020 20:11:38
Tidak Cuti dan Mudik, Pilihan Bijak Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Surabaya,pustakalewi.com - Gubernur Akademi Angkatan Laut menekankan kembali personel dijajarannya untuk tidak cuti dan mudik saat lebaran Idul Fitri 1441 H sebagai pilihan bijak untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Hal tersebut diungkapkan Gubernur AAL saat mengambil Apel Khusus menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H yang akan dirayakan pada 24 Mei mendatang yang digelar di lapangan Banda, depan Gedung Mako R. Soebijakto, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya, Jumat (22/05/2020).

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E, Seklem AAL Kolonel Laut (P) Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han), para Pejabat Utama AAL, Perwira Staf, Prajurit dan PNS AAL lainnya.

Menurut Gubernur AAL, data hingga Kamis kemarin pukul 12.00 WIB, konfirmasi Covid-19 positif di dunia sudah mencapai 5,2 juta orang. Di Indonesia juga terus mengalami peningkatan, saat ini tercatat 20.162 orang, sembuh 4.838 orang dan pasien meninggal 1.278 orang.

Di Jawa Timur sendiri saat ini sudah mencapai 2.998 kasus dengan 1.566 kasus terkonfirmasi berada di Surabaya. Untuk itu, penambahan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air menandakan masih terjadinya penularan di tengah masyarakat. Di mana, dalam kondisi sekarang masyarakat tidak bisa mendeteksi dengan kasat mata siapa yang terjangkit Covid-19.

“Penyebaran Covid-19 tidak mengenal status sosial, dari kalangan pejabat hingga rakyat biasa, siapapun bisa terpapar, oleh karena itu kita harus mengikuti anjuran pemerintah untuk disiplin menjalankan aturan protocol kesehatan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Sebagai prajurit yang beragama Islam lanjut Gubernur AAL, dalam Al Quran, Allah SWT dalam Surat An-Nisa Ayat 59 telah berfirman yang artinya; Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.

Menurutnya, saat ini kita tengah diuji, apakah kita sabar dan bersyukur atau malah kufur akan nikmat yang telah diberikan. Saat ini kita harus yakin, bahwa dengan disiplin dan kebersamaan dengan menaati protocol kesehatan yang ditetapkan, kita akan bisa melawan dan terhindari dari wabah Covid-19 ini.

“Untuk itu tetap disiplin jaga jarak, gunakan masker, sering cuci tangan atau hand sanitizer, cukup olahraga, cukup makan, jangan stress dan tetap jaga pola hidup sehat, semoga Allah SWT senantiasa melingdungi kita semua, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H Mohon Maaf Lahih batin,” pungkasnya.dispen/red

dilihat : 115 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution