Jum'at, 05 Juni 2020 20:44:30 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 399
Total pengunjung : 144249
Hits hari ini : 4491
Total hits : 1490969
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kinerja Kuartal I/2020 Solusi Bangun Indonesia Tetap Prima






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 16 Mei 2020 11:05:17
Kinerja Kuartal I/2020 Solusi Bangun Indonesia Tetap Prima

Surabaya,pustakalewi.com - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. membukukan laba bersih sebesar Rp 68,42 miliar pada kuartal I/2020,berbalik dari posisi rugi sebanyak Rp 123 miliar pada kuartal I/2019. Pencapaian kinerja tersebut ditopang peningkatan pendapatan dan efisiensi di berbagai lini.

Direktur Solusi Bangun Indonesia Agung Wiharto menuturkan bahwa perolehan laba ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perseroan. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan penjualan pada periode tersebut. Dia menuturkan, penjualan semen secara nasional turun. Penjualan emiten bersandi saham di pasar domestik juga turun 1,4 persen.

“Tapi ekspor kami meningkat sekitar 180 persen, sehingga secara total penjualan kami masih cukup baik,” ujarnya dalam rilisnya, Kamis (14/05/2020).

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,46 triliun pada kuartal I/2020, meningkat 4,88 persen terhadap periode yang sama tahun lalu. Penjualan semen menjadi pendorong utama, dengan peningkatan sebesar 9,46 persen menjadi Rp2,24 triliun.

Sementara itu, pada segmen beton jadi dan agregat, penjualannya tercatat terkoreksi masing-masing sebesar 26,54 persen dan 41,32 persen. Adapun, pendapatan dari segmen jasa konstruksi lainnya meningkat 64,11 persen menjadi Rp9,65 miliar. Pertumbuhan pendapatan ini terjadi di tengah pasar domestik yang menurun sekitar 4,71 persen sepanjang Januari—Maret 2020.

Agung menjelaskan, selain terbantu oleh pasar ekspor, penjualan domestik perseroan masih dapat tertahan oleh kinerja di segmen penjualan luar Jawa, khususnya Sumatra.

“Kinerja kami turun tapi tidak sedalam nasional karena kami masih ada pasar-pasar di luar Jawa, Sumatra Barat, Aceh dan lain-lain meskipun memang di Jawa Barat dan DKI Jakarta turun,” ujarnya.

Selain itu, upaya menggenjot laba bersih juga dilakukan melalui upaya efisiensi. Hal ini terlihat dari beban pokok penjualan yang berkurang 3,26 persen menjadi Rp1,79 trilliun.

Beban usaha seperti beban distribusi dan penjualan serta beban umum dan administrasi juga dapat ditekan. Dari sisi beban keuangan perseroan juga mencatatkan penurunan 18.94 persen menjadi Rp178,32 miliar.

“Kami juga melakukan efisiensi, contohnya di beban pokok itu menurun. Di sana ada biaya transportasi, kinerja pabrik, ada kinerja energi, ada keandalan pabrik, yang berkontribusi terhadap penurunan beban,” ujarnya.pr/red

dilihat : 73 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution