Jum'at, 05 Juni 2020 19:06:14 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 379
Total pengunjung : 144228
Hits hari ini : 4194
Total hits : 1490672
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Hadapi Lebaran Bank Mandiri Jatim Siapkan Rp 4,4 Triliun






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 16 Mei 2020 08:08:22
Hadapi Lebaran Bank Mandiri Jatim Siapkan Rp 4,4 Triliun

Surabaya - Jelang Lebaran secara nasional, Bank Mandiri menyiapkan dana tunai sebesar Rp 19,2 triliun, turun sebesar 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan di area Jawa Timur, Bank Mandiri Region VIII / Jawa 3 (Jawa Timur) menyiapkan uang tunai sebesar Rp 4,4 triliun atau mengalami penurunan sebesar 35,29% dibandingkan dengan prediksi kebutuhan uang tunai pada Ramadhan dan Libur Lebaran tahun Ialu yang mencapai Rp 6,8 triliun.

Uang tunai tersebut dialokasikan pada mesin-mesin ATM Mandiri sebesar Rp3,2 triliun dan Rp1,2 triliun ditempatkan dikantor-kantor cabang Bank Mandiri diseluruh Jawa Timur.

Regional CEO Bank Mandiri Jawa Timur | Gede Raka Arimbawa mengatakan, pihaknya tetap
memastikan kesiapan Bank Mandiri dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat Jawa Timur. ”Sebanyak 2.219 unit ATM dan 24.186 unit EDC kami telah siap menjadi sahabat masyarakat Jawa Timur selama libur lebaran ini," ujarnya.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyiapkan kantor cabang yang tetap beroperasi pada libur lebaran nanti. ”Sejumlah 15 cabang kami siapkan untuk melayani transaksi terbatas pada Tanggal 22 dan 25 Mei 2020 pada jam Operasional 09.00 s.d 14.00 WIB. Transaksi ini terbatas hanya transaksi keuangan antar rekening Bank Mandiri, serta beberapa transaksi customer service. Khususnya terkait pembukaan blokir dan penggantian kartu debit, dimana kedua transaksi ini merupakan transaksi customer service yang paling dibutuhkan saat libur lebaran," tambah Gede kembali.

Sebagai bentuk dukungan pada kebijakan pembatasan aktivitas sosial guna memutus rantai penyebaran covid-19, Bank Mandiri telah melakukan penutupan sementara kantor cabang sebesar 48,32 %. Dengan adanya imbauan dari pemerintah untuk mengurangi aktivitas diluar, berimbas kepada jumlah transaksi dicabang yang semakin menurun.

"Kami menghimbau kepada seluruh nasabah untuk dapat menggunakan layanan Mandiri Online terbaru untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan termasuk melakukan transaksi pembayaran, transfer, pembayaran pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, pembelian pulsa, pembukaan rekening deposito dan transaksi lainnya," tutur Gede.

Nasabah juga dapat membuka tabungan dimanapun tanpa harus ke kantor cabang maupun bertemu dengan staff perbankan, cukup dengan mengakses join.bankmandiri.co.id, ujarnya.

Sementara itu, trend transaksi melalui mandiri online, mandiri internet bisnis (MIB) dan ATM
periode bulan Februari ke Maret, mengalami peningkatan. Untuk trend mandiri online meningkat sebesar 8,36%, trend transaksi melalui MIB meningkat sebesar 2,52% dan trend transaksi melalui ATM meningkat sebesar 4,10%.

"Namun, khusus untuk EDC karena banyak merchant yang tutup mengakibatkan menurunnya transaksi melalui EDC sebesar 24,20 persen," jelas Gede.

Untuk cabang yang melakukan operasional dalam masa pandemic covid-19, Bank Mandiri Region Vlll/Jawa 3 khususnya telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan. Diantaranya penggunaan APD oleh seluruh frontliner, baik itu Customer Service, Teller, Security serta staf perbankan yang lain.pr/red

dilihat : 79 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution