Senin, 08 Maret 2021 22:54:50 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini :
Total hits :
Pengunjung Online :
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Unilever Indonesia dan PMI Distribusikan Lebih dari 1,3 Juta Produk untuk Masyarakat




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 09 Mei 2020 11:02:54
Unilever Indonesia dan PMI Distribusikan Lebih dari 1,3 Juta Produk untuk Masyarakat

Surabaya - Bertepatan dengan Hari Palang Merah Sedunia, PT Unilever Indonesia, Tbk. bersama Palang Merah Indonesia (PMI) melaporkan program kolaborasi dalam upaya membantu Indonesia mengatasi pandemi COVID19.

Sebanyak 1,3 juta buah produk Unilever seperti Lifebuoy, Wipol, SariWangi dan Buavita senilai total Rp7,2 Miliar disalurkan melalui PMI kepada 249.952 Kepala Keluarga (KK) di 3 provinsi (Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat) dan 13 kabupaten/kota (Kota Tangerang, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Bekasi, Bogor, Depok, Kota Bekasi, dan Kota Bogor) di Indonesia.

Bantuan ini diberikan dan dikemas dalam bentuk paket PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Kerjasama Unilever dan PMI ini merupakan satu perwujudan kolaborasi antar pihak yang menjadi kunci dalam penanggulangan pandemi COVID19.
Hari Palang Merah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Meisetiap tahunnya bertujuan untuk mengingatkan masyarakat dunia akan pentingnya prinsip-prinsip dasar yang diusung Palang Merah Dunia, yaitu kemanusiaan, ketidakberpihakan, netralitas, kemerdekaan, kemandirian, sukarela, kesatuan, universal. Tahun ini, Tema Peringatan Palang Merah Sedunia adalah‘Kita Hadapi Bersama’.

Hemant Bakshi, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan prinsip-prinsip dasar yang diusung Palang Merah tesebut sejalan dengan nilai yang diyakini perusahaan, yaitu memastikan keberadaan bisnis selalu dilandasi akan tujuan mulia (purpose-led) sehingga selalu bisa memberikan manfaat kepada masyarakat ditempat beroperasinya perusahaan. Terlebih hal ini juga sejalan dengan semangat #MariBerbagiPeran yang secara konsisten telah digaungkan”.

“Kami percaya bahwa semua pihak harus memainkan peranannya masing-masing untuk saling membantu siapa saja untuk bersama-sama mengatasi krisis ini. Kolaborasi dengan lembaga kemanusiaan seperti PMI yang memiliki pengalaman dan jaringan yang luas dalam hal jangkauan fasilitas layanan kesehatan bisa memberikan manfaat nyata pada masyarakat secara lebih luas,” ujar Hemant, Sabtu (09/05/2020).

Kerjasama ini ditanggapi positif oleh Sudirman Said selaku Sekretaris Jenderal PMI Pusat. Dia mengatakan pihaknya memiliki visi untuk menjadi organisasi kemanusiaan yang berkarakter, profesional, mandiri dan dicintai masyarakat. Melalui berbagai kegiatan, PMI terus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya upaya pencegahan penyakit, seraya menyalurkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat.

Kolaborasi antar pihak menjadi kunci dalam usaha kita bersama menanggulangi pandemi, dan kami mengapresiasi dukungan Unilever Indonesia dalam beragam upaya ini.

“Dengan kolaborasi ini masyarakat dapat belajar melalui program edukasi dari PMI, dan langsung mempraktekan perilaku hidup bersih dan sehat menggunakan produk-produk Unilever Indonesia sehingga mereka dapat menjalankan keseharian mereka dengan nyaman di rumah masing-masing,” katanya.

Sebagai perusahaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, Unilever berperan untuk memastikan ketersediaan produk-produk yang dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat dan higienis. Sebelumnya, Unilever telah mengumumkan komitmennya untuk menyalurkan bantuan senilai 50 Miliar Rupiah dalam bentuk produk seperti hand sanitizer, sabun, produk makanan dan minuman, produk perawatan higienitas rumah, beserta paket makanan dan APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga kesehatan yang disalurkan baik secara independen maupun melalui kolaborasi dengan berbagai mitra di seluruh Indonesia, termasuk kali ini dengan PMI.

(Red)

dilihat : 216 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution