Jum'at, 05 Juni 2020 19:01:52 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 378
Total pengunjung : 144227
Hits hari ini : 4184
Total hits : 1490662
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Begini Cara Minta Keringanan Kredit di Bank BRI






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 01 Mei 2020 08:08:11
Begini Cara Minta Keringanan Kredit di Bank BRI

Surabaya - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjelaskan sejumlah skema restrukturisasi kredit bagi nasabah yang terdampak Virus Corona atau Covid-19.

Direktur Utama BRI Sunarso hal tersebut dalam rapat bersama Komisi VI DPR melalui video streaming pada Kamis (30/04/2020).

"Untuk usaha mikro, kecil, dan ritel, ada empat skema restrukturisasi," paparnya.

Pertama, debitur yang mengalami penurunan omzet sampai dengan 30 persen, restrukturisasi berupa penurunan suku bunga diberikan perpanjangan waktu kredit.

Kedua, debitur yang mengalami penurunan omzet 30 persen - 50 persen, restrukturisasi berupa penundaan pembayaran bunga dan angsuran pokok selama 6 bulan.

Ketiga, debitur yang mengalami penurunan omzet 50 persen - 75 persen, penundaan pembayaran bunga selama 6 bulan, dan penundaan angsuran pokok hingga 12 bulan.

Keempat, debitur yang mengalami penurunan omzet 75 persen, penundaan pembayaran bunga selama 12 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan.

Adapun, untuk konsumer, ada 3 skema restrukturisasi. Pembagiannya ialah debitur dengan penurunan penghasilan hingga 10 persen, penurunan penghasilan 10 persen - 30 persen, dan penurunan penghasilan lebih dari 30 persen.

Pertama, debitur dengan penurunan penghasilan hingga 10 persen diberikan keringanan perpanjangan waktu kredit maksimal 12 bulan. Pokok dan bunga kredit tetap dibayarkan.

Kedua, debitur penurunan penghasilan 10 persen - 30 persen restrukturisasi berupa penundaan pembayaran angsuran pokok maksimal 12 bulan. Pembayaran bunga lebih ringan.

Ketiga, debitur dengan penurunan penghasilan lebih dari 30 persen mendapat restrukturisasi penundaann pembayaran angsuran pokok dan bunga maksimal 12 bulan.

Sementara itu, untuk nasabah menengah dan korporasi, ada 2 skema restrukturisasi yang disiapkan BRI. Pertama, untuk debitur dengan penurunan omzet hingga 20 persen dan tidak terdampak fluktuasi kurs, diberikan restrukturisasi penjadwalan angsuran pokok dan penurunan bunga.

Kedua, debitur yang mengalami penurunan omzet lebih dari 20 persen dan/atau terdampak fluktuasi kurs, restrukturisasi berupa penjadwalan angsuran pokok dan penurunan suku bunga.

"Minimun sebesar CDM tetap dibayar, sisanya dilakukan deffered payment," imbuhnya.bis/red

dilihat : 79 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution