Jum'at, 05 Juni 2020 18:32:43 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 372
Total pengunjung : 144221
Hits hari ini : 4035
Total hits : 1490513
Pengunjung Online : 11
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sebanyak 65 Bank Telah Lakukan Restrukturisasi Kredit






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 30 April 2020 11:33:49
Sebanyak 65 Bank Telah Lakukan Restrukturisasi Kredit

Surabaya,pustakalewi.com - Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga 26 April 2020 sebanyak 65 bank telah melakukan restrukturisasi kredit dengan nilai Rp 113,8 triliun yang berasal dari 561.950 debitur. Jumlah ini termasuk restrukturisasi kredit UMKM sebesar Rp60,9 triliun dari 522.728 debitur.

Sementara untuk perusahaan pembiayaan, sampai dengan 27 April, sebanyak 166 perusahaan telah menerima pengajuan permohonan keringanan debitur dengan jumlah kontrak restrukturisasi yang disetujui sebanyak 253.185 dengan nilai Rp 13,2 triliun. Sementara 367.465 kontrak dengan nilai Rp 25,36 triliun sedang dalam proses.

Demikian disebutkan Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam siaran persnya, Kamis (30/04/2020).

OJK, dikatakannya menyambut baik dan mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan kebijakan stimulus perekonomian lanjutan terkait pemberian subsidi bunga bagi debitur bank dan perusahaan pembiayaan. OJK dan Pemerintah akan menyiapkan
ketentuan pelaksanaan program stimulus lanjutan ini.

Adapun, ketentuan kriteria debitur bank dan perusahaan pembiayaan yang berhak mendapatkan subsidi bunga Pemerintah antara lain:
1. Debitur dengan kolektibilitas 1 (lancar) dan kolektibilitas 2 (dalam perhatian khusus).
2. Target penerima manfaat debitur bank atau perusahaan pembiayaan dengan:
a. Kredit produktif UMKM sampai Rp 10 miliar.
b. Kredit Kendaraan Bermotor (c. Kredit Pemilikan Rumah (Tipe 21,22 sampai 70).
3. Subsidi bunga akan diberikan untuk 6 bulan (April-September 2020), dengan besaran subsidi sebagai berikut:
a) Suku bunga untuk kluster di bawah Rp 500 juta sebesar 6 persen untuk tiga bulan pertama dan 3 persen untuk tiga bulan kedua.
b) Suku bunga untuk kluster di atas Rp500 juta sampai dengan Rp10 miliar sebesar 3 persen untuk tiga bulan pertama dan 2 persen untuk 3 bulan kedua.

"OJK akan terus memantau dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian global dan domestik serta mengantisipasi melalui berbagai kebijakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan menjaga perekonomian nasional," tutupnya.b1/red

dilihat : 100 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution