Selasa, 07 April 2020 20:23:41 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 995
Total pengunjung : 86194
Hits hari ini : 5491
Total hits : 1023583
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pemkot Surabaya Perbanyak Bilik Disinfektan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 26 Maret 2020 08:11:47
Pemkot Surabaya Perbanyak Bilik Disinfektan

Surabaya - Pemkot Surabaya memperbanyak pembuatan sanitizer chamber atau bilik disinfektan yang akan dipasang di berbagai fasilitas umum di Kota Pahlawan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, pemkot sudah memasang sanitizer chamber di beberapa tempat seperti di Balai Kota Surabaya, Taman Bungkul, Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan depan Tunjungan Plaza (TP).

“Nanti kita akan tambah lagi, kita produksi terus sanitizer chamber ini untuk warga Kota Surabaya,” kata Risma, Rabu (25/3/2020).

Oleh karena itu, dia minta warga Kota Surabaya agar menggunakan fasilitas tersebut untuk menghilangkan kuman dan bakteri atau pun virus yang nempel di tubuh masing-masing.

Selain itu, Risma berharap warga Surabaya yang baru pulang dari tempat kerjanya, bisa menyempatkan waktu untuk mampir di sanitizer chamber, supaya ketika pulang ke rumah dalam kondisi steril.

“Sehingga keluarga kita tidak ikut tercemar virus atau bakteri yang kita bawa dari luar,” ujarnya.

Meski berkali-kali memastikan bahwa sanitizer chamber ini akan terus diproduksi sampai menyebar di seluruh penjuru Kota Pahlawan, Risma menyebut yang paling penting adalah warga harus tetap menjaga jarak aman.

“Sekali lagi saya ingatkan, jaga jarak aman satu meter. Dimana pun kita berada, termasuk nanti saat kita antri di sanitizer chamber,” katanya.

Risma juga mengingatkan warga Kota Surabaya untuk tidak salaman terlebih dahulu dan harus selalu menghindari duduk bersama atau berkumpul bersama-sama.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono minta seluruh tokoh dan elemen masyarakat Kota Pahlawan memperkuat solidaritas sosial dalam upaya penanganan dan pencegahan virus Corona.

“RT, RW, LPMK, seluruh tokoh dan elemen masyarakat, bisa terlibat aktif dalam menjaga lingkungan, seperti mencegah pengumpulan orang yang telah diserukan pemerintah dan aparat keamanan,” kata Adi Sutarwijono, kemarin.

Menurut dia, solidaritas sosial ini memperkuat seluruh upaya penanganan yang sudah dilakukan Wali Kota Tri Rismaharini bersama seluruh jajarannya.

“Kita menghadapi lawan yang tidak kasat mata, yaitu virus yang sangat cepat penularannya. Maka, tindakan preventif sangat berguna dengan cara hidup sehat, serta membatasi ke luar rumah,” ujarnya.

Menurutnya, Risma telah mengeluarkan Surat Edaran No. 360/3324/436.8.4/2020 beberapa hari lalu. Ada 16 poin dalam surat edaran itu di antaranya penghentian sementara tempat wisata, konser musik, tempat hiburan malam, kegiatan keagamaan, posyandu balita dan lansia, yang mengumpulkan massa.

“Bu Risma sudah tepat melakukan itu demi menjaga keselamatan masyarakat. Mendorong warga tinggal di rumah masing-masing, sehingga tidak terjadi pengumpulan orang, dan mengurangi penyebaran virus corona,” kata pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Dia juga menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemuka agama yang telah mengajak umatnya masing-masing untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan diiringi ikhtiar maksimal. Seperti menerapkan pola hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan pembatasan interaksi (social distancing).info/red

dilihat : 64 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution