Rabu, 15 Juli 2020 04:46:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 229
Total pengunjung : 166851
Hits hari ini : 846
Total hits : 1802956
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Samsung Galaxy A51, Smartphone Tipis Dengan Kamera 48MP




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 01 Maret 2020 08:05:49
Samsung Galaxy A51, Smartphone Tipis Dengan Kamera 48MP

Surabaya,pustakalewi.com - Bulan lalu Samsung merilis seri terbaru di keluarga Galaxy A, salah satunya adalah Samsung Galaxy A51. Smartphone ini dirilis di Indonesia dengan kunjungan grup musik Blackpink sebagai brand ambassador Samsung.

Diketahui bahwa Samsung sudah melakukan rebranding seri Galaxy A sejak tahun lalu. Seri ini tidak lagi hadir sebagai jagoan Samsung di kelas entry level, melainkan kelas menengah.

Samsung Galaxy A51 dibanderol Rp4.399.000, harga kelas menengah untuk jajaran produk Samsung. Demi bisa bersaing di pasar smartphone Indonesia, perangkat ini ikut dalam tren empat kamera belakang resolusi maksimal 48MP. Apakah smartphone ini cukup menarik?

Desain Tipis dan Elegan
Tidak perlu minder menggenggam Samsung Galaxy A Series. Ini kesan yang kami dapatkan saat menjajal Samsung Galaxy A 51. Smartphone ni hadir dengan desain yang tidak mencerminkan kelas entry level.

Medcom.id berkesempatan mencoba Samsung Galaxy A51 varian warna Prism Crush Blue. Warna biru yang disajikan lebih tepat dibilang tosca dengan efek warna mengkilap saat terpantul cahaya. Apabila dilihat lebih dekat akan muncul desain garis diagonal di bodi belakangnya.

Area di bagian bawah dari bodi belakangnya juag menampilkan motif garis vertikal yang terkesan seperti sebuah tekstur. Namun desainnya yang seperti kaca membuat smartphone terasa licin saat telapak tangan basah atau berminyak.

Bodinya ergonomis di genggaman tangan karena tepi bodinya yang membulat dan tipis seperti Samsung Galaxy A Series terdahulu. Empat kamera belakang Samsung Galaxy A51 memiliki desain mirip Galaxy S20, tidak tersusun vertikal ke bawah hingga empat lensa seperti merek lain.

Jujur saja, desain susunan kamera tersebut menurut kami kurang menarik. Namun, bumper kameranya jauh lebih memenuhi estetika ketimbang merek lain dengan bumper tebal dan ada ring dengan warna yang "menabrak" warna bodinya.

Tidak ada pemindai sidik jari di bagian bodi belakang karena fitur ini sudah dipindahkan ke atas layarnya. Beralih ke bagian bahwa, Samsung Galaxy A51 masih menyediakan port USB-C yang terpisah dengan audiojack.

Hal ini memenuhi permintaan konsumen yang enggan memilih fitur USB-C sekaligus audiojack. Port USB-C ini sudah mendukung kemampuan fast charging Samsung Galaxy A51 dengan daya 15W. Di sebelahnya tersedia lubang speaker.

Slot SIM smartphone ini berada di sisi kiri sementara tombol volume dan power di sisi kanan. Samsung Galaxy A51 menyediakan fitur triple slot yaitu dua slot Nano SIM dan satu slot MicroSD kapasitas 512GB.

Beralih ke bagian depannya, Samsung Galaxy A51 punya layar ukuran 6,5 inci resolusi 1080 x 2040 dengan panel Super AMOLED. Penggunaan panel tersebut membuat smartphone ini tidak pantas berada di kelas entry level karena kualitas layarnya menurut kami sangat memanjakan mata.

Samsung juga tidak mau menggunakan poni di layarnya. Mereka memiliki mengadopsi desain kamera depan Samsung Galaxy S Series sehingga tidak ada poni yang mengganggu melainkan hanya lubang kecil yang merupakan kamera depannya.

Punya NFC dan Antarmuka One UI 2
Sekali lagi, Samsung Galaxy A51 dengan harga yang sudah disebutkan di awal tidak pantas dianggap smartphone entry level. Fitur yang kami jumpai di dalamnya termasuk sangat lengkap.

Misalnya fitur NFC yang saat ini sudah populer dipengguna smartphone Indonesia, pemindai sidik jari di balik layar dan pemindai wajah, dan USB-C fast charging 15W untuk baterai kapasitas 4.000 mAh.

Tidak ketinggalan smartphone ini juga punya fitur AI Gaming bernama Game Launcher dan Game Booster. Namun jangan dibayangkan fitur AI Gaming ini secanggih seperti jenis smartphone gaming. Fitur di Samsung Galaxy A51 ini punya kemampuan yang diklaim mengoptimalkan suhu perangkat dan konsumsi baterai dengan menganalisa gaya penggunaan saat bermain game.

Fitur tersebut juga dilengkap dashboard berisi akses pintas ke aplikasi yang tersedia di smartphone. Misalnya akses ke YouTube sehingga pengguna bisa menonton video sambil bermain game dengan mode picture-in-picture.

Meskipun menurut pengalaman Medcom.id, hal ini akan memberatkan performa smartphone saat bermain. Antarmuka One UI 2 di Samsung Galaxy A51 hadir sebagai modifikasi dari sistem operasi Android 10.

Desain dan pengalaman yang disajikan masih cukup memuaskan, tidak berbeda dari seri high-end Samsung. Tersedia fitur Edge Panel yaitu sebuah akses pintas yang aplikasinya bisa dikustomisasi. Mulai dari aplikasi yang Anda unduh, aplikasi dasar seperti kompas atau kalkulator dan lainnya.

Kemampuan Kamera 48MP Tidak Kalah Bagus
Kemampuan kamera belakang terutama komposisi empat kamera dengan resolusi maksimal 48MP menjadi standar baru bagi smartphone kelas menengah.

Samsung Galaxy A51 punya kamera belakang kombinasi 48 lensa wide angle, 12MP ultra wide, 5MP macro, dan 5MP depth sensor. Kombinasi kemampuan ini tidak berbeda jauh dengan kompetitornya di spesifikasi tersebut.

Menurut Medcom.id hasil fotonya memuaskan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Bagi pemburu fitur mode foto malam, Samsung Galaxy A51 sudah memiliki fitur tersebut.

Beralih ke kamera depannya, Samsung Galaxy A51 punya kemampuan 32MP. Hasil fotonya memuaskan di kondisi luar ruangan namun di saat kondisi indoor dengan pencahayaan secukupnya maka titik-titik atau noise di hasil foto terlihat sangat jelas.

Bagi pengguna yang sangat mengkritisi berbagai mode yang disediakan di kamera smartphone. Samsung Galaxy A51 sudah memberikan beberapa mode foto dan video yang terbilang lengkap di kelas menengah.

Performa Exynos 9611
Samsung Galaxy A51 memang tidak seperti merek lain di kelas menengah yang mempercayakan chipset mereka ke MediaTek atau Qualcomm. Smartphone ini menggunakan Exynos 9611 dengan GPU Mali-G72.

Dapur pacu ini didukung kapasitas RAM 6GB dan memori internal 128GB yang tadi bisa ditambah dengan MicroSD. Apakah performanya mumpuni untuk kebutuhan sehari hari?

Kami melakukan pengujian menggunakan PCMark dan 3DMark for Android serta membandingkannya dengan merek lain yang juga menawarkan kemampuan 48MP. Samsung Galaxy A51 performanya cukup memuaskan secara keseluruhan.

Harus diakui bahwa kompetitor smartphone kamera 48MP cukup ramai. Kapasitas baterainya 4.000 mAh mampu bertahan cukup panjang dalam simulasi pengujian. Bagaimana saat dijajal untuk bermain game?

Samsung Galaxy A51 kami ajak bermain game PUBG untuk durasi satu jam. Konfigurasi grafis smartphone ini dikenali oleh sistem aplikasi bisa diatur ke posisi High. Kami menguliknya lagi, kualitasnya bisa dipasang di HD dengan frame rate di tingkat High.

Sayangnya, kualitas grafis yang mampu di posisi High tersebut justru tampil patah-patah alias frame rate yang tidak stabil atau rendah. Padahal seharusnya kualitas grafis High bisa menyajikan gambar atau pergerakan yang mulus.

Kesimpulan

Samsung Galaxy A51 termasuk smartphone dengan fitur yang lengkap dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kemampuan kamera belakangnya cukup memuaskan dengan desain yang tidak murahan serta daya tahan baterai yang panjang.

Fitur lain seperti NFC maupun fast charging juga sudah tersedia. Di sisi dapur pacunya, kapasitas RAM dan memori internal yang dimiliki sudah besar. Namun chipsetnya mengandalkan Exynos yang mungkin kerap kurang populer oleh pengguna di Indonesia.

Di sisi harga, Samsung Galaxy A51 bisa cukup percaya diri dengan fitur lengkap yang di bawa meskipun harganya mungkin dianggap banyak pengguna agak mahal.Tekno/medcom

dilihat : 143 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution