Selasa, 25 Februari 2020 15:42:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 778
Total pengunjung : 45104
Hits hari ini : 4704
Total hits : 756687
Pengunjung Online : 16
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Vape Bikin Jumlah Perokok Anak Meningkat






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 14 Februari 2020 18:05:10
Vape Bikin Jumlah Perokok Anak Meningkat

Surabaya - Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 menunjukkan bahwa sekitar 7,8 juta anak Indonesia, dari usia 10-18 tahun merupakan perokok aktif.

Tentu hal tersebut sangat mengkhawatirkan, terlebih saat ini rokok elektrik atau kerap disebut vape sudah mulai digandrungi oleh anak-anak. Lantas apakah jumlah perokok anak di Indonesia akan terus meningkat?

“Bukan bisa lagi, tapi sangat bisa apalagi dengan kampanye bahwa vape itu lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional, itu betul-betul penyesatan dan pembodohan yang harus kita hilangkan,” kata Dr Sitti Hikmawatty, dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dikutip dari detik.com.

Sitti pun dengan tegas mengatakan bahwa apa pun yang mengandung zat adiktif sebaiknya dihindari.

“Apa pun itu yang zat adiktif ya tinggalin, itu kan zat adiktif. Makanya kami tidak bisa memahami, kenapa zat racun kok diiklankan?,” tegas Sitti.

Di kesempatan yang sama, Lisda Sundari, ketua Yayasan Lentera Anak, juga mengatakan bahwa anggapan vape lebih baik daripada rokok konvensional lah yang membuat anak-anak penasaran untuk mencoba produk tersebut.

“Sehingga anak-anak merasa lebih aman saja melakukannya, padahal tidak,” ucap Lisda.

(Red)

dilihat : 22 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution