Kamis, 20 Februari 2020 23:39:50 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 788
Total pengunjung : 41223
Hits hari ini : 4512
Total hits : 728743
Pengunjung Online : 19
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BPS: Jatim Inflasi 0,50 Persen di Bulan Januari 2020






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 03 Februari 2020 21:33:55
BPS: Jatim Inflasi 0,50 Persen di Bulan Januari 2020

Surabaya,pustakalewi.com - Pada Januari 2020, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,50 persen yaitu dari 103,20 pada Desember 2019 menjadi 103,72 pada Januari 2020.

Kepala BPS Jawa Timur, Dadang Nardiwan mengatakan, inflasi 8 Kota di Jawa Timur Penghitungan angka inflasi di delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur selama Januari 2020, seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep yaitu mencapai 0,84 persen, diikuti Surabaya dan Kediri sebesar 0,52 persen, Banyuwangi sebesar 0,51 persen, Malang sebesar 0,41 persen, Probolinggo sebesar 0,40 persen, Jember sebesar 0,38 persen, dan Madiun sebesar 0,35 persen.

“Jika dibandingkan tingkat inflasi year on year (Januari 2019 dan Januari 2020) di delapan kota IHK Jawa Timur, Jember merupakan kota dengan inflasi year on year tertinggi yaitu sebesar 2,43 persen, sedangkan kota yang mengalami inflasi year on year terendah adalah Malang sebesar 1,15 persen,” ujar Dadang dikantornya, Senin (3/2)

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,57 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,03 persen. Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,50 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen. Ditambah kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,76 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,08 persen, kelompok transportasi sebesar 0,93 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,05 persen.

Sementara inflasi 6 Ibukota Provinsi di Pulau Jawa Selama Januari 2020, dari 6 ibukota provinsi di Pulau Jawa, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Serang sebesar 0,63 persen, kemudian diikuti Surabaya sebesar 0,52 persen, Bandung sebesar 0,38 persen, Yogyakarta sebesar 0,27 persen, DKI Jakarta sebesar 0,25 persen, dan Semarang sebesar 0,06 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender Januari 2020 sebesar 0,50 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2020 terhadap Januari 2019) sebesar 2,02 persen.pr/red

dilihat : 20 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution