Rabu, 22 Januari 2020 07:44:38 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 346
Total pengunjung : 19642
Hits hari ini : 1244
Total hits : 577447
Pengunjung Online : 11
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polda Jatim Periksa Koordinator Publik Figur Kasus Investasi MeMiles






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 13 Januari 2020 20:36:38
Polda Jatim Periksa Koordinator Publik Figur Kasus Investasi MeMiles

Surabaya - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, menyatakan publik figur berinisial (ED) hari ini, Senin (13/1) telah diperiksa penyidik Subdit Indagsi Ditreskrimsus. Ia menyampailan bahwa ED merupakan koordinator artis pada kasus investasi PT Kam and Kam melalui aplikasi bernama MeMiles.

"ED merupakan koordinator artis di kasus MeMiles. Tidak menutup kemungkinan ada artis lain yang masuk sebagai member atau korban. Saat ini sedang kami dalami siapa yang terlibat," kata Luki.

Luki mengungkapkan sebelum diperiksa, ED telah menyerahkan sebuah mobil yang merupakan reward dari investasi PT Kam and Kam. "Saudara ED semalam menyerahkan mobil dan telah ditangani anggota di Jakarta. Kami prioritaskan menarik semua aset dari PT Kam and Kam," ujarnya.

Pada pengembangan pemeriksaan atas kasus investasi bodong MeMiles, polisi menemukan ada ratusan mobil yang menjadi reward. Empat mobil merupakan milik pejabat lembaga pemasyarakatan (lapas) dan beberapa figur publik. "Semua mobil mewah yang merupakan reward akan kita tarik," tegasnya.

Sementara mengenai berapa artis yang di bawah koordinasi ED dan kemungkinannya menjadi tersangka, Luki enggan menjelaskan lebih rinci. Dia menyatakan saat ini pihaknya tengah mendalaminya.

"Ini masih didalami. Proses sejauh mana, apakah nanti masuk dari keterangan masih kami kaitkan dengan barang bukti serta saksi lain. Setelah itu kami akan gelar kasus dan baru kami tentukan bagaimana peran saudara ED," katanya.

Selain ED, ada total empat figur publik yang dipanggil terkait kasus investasi yang memiliki member 264 ribu tersebut. Di antaranya inisial MT, J dan AN.

Dalam kasus investasi bodong MeMiles, polisi mengamankan uang nasabah sebesar Rp122 miliar dan menetapkan empat tersangka yakni dua direksi berinisial KTM (47) dan FS (52). Dua tersangka lainnya Master Marketing MeMiles berinisial ML atau Dr E (54) dan kepala IT berinisial PH (22).

Selain itu telah diamankan pula 18 unit mobil, dua sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya. Ada juga 120 unit mobil yang sudah diberikan ke anggota dan akan ditarik oleh Polda Jatim sebagai barang bukti.info/red

dilihat : 26 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution