Rabu, 22 Januari 2020 07:45:11 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 346
Total pengunjung : 19642
Hits hari ini : 1253
Total hits : 577456
Pengunjung Online : 12
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ditlantas Polda Jateng Mulai Sosialisasikan ETLE






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 13 Januari 2020 20:33:34
Ditlantas Polda Jateng Mulai Sosialisasikan ETLE

Semarang - Ditlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) saat ini tengah sosialisasikan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jateng khususnya di Kota Semarang, Senin (13/1/2020).

ETLE tersebut untuk mendeteksi pelanggaran-pelanggaran yang dilakulan para pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Dengan ETLE, pengguna kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas secara otomatis akan terdeteksi dan akan dikenakan tilang atau denda.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudi Antariksawan menyampaikan, tujuan adanya ETLE ini untuk meningkatkan PAD dan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor hingga 90 persen.

“Selain itu juga untuk mengurai kemacetan lalu lintas hingga 50 persen dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, utamanya korban fatalitas,” kata Rudy di Ditlantas Polda Jateng.

Di Jateng sendiri lanjut Rudy, akan dimulai dari Kota Semarang, dimana dalam masa sosialisasi ini sudah terpasang 2 titik kamera CCTV untuk uji coba, yakni di Jalan Pandanaran.

“Mayoritas, pelanggaran yang dilakukan adalah tidak memakai seat belt atau sabuk pengaman,” jelasnya.

Dikatakan Rudy, ETLE sendiri akan memantau pelanggaran lain seperti menggunakan handphone saat berkendara, melanggar marka, mendeteksi laka tunggal, pelanggaran parkir dan juga menerobos lampu merah.

Rudy berharap dengan ETLE akan menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar. ETLE sendiri untuk menekan total prosentase pelanggaran lalu lintas hingga 60 persen.

Bukan hanya itu, dengan ETLE bisa menekan total prosentase kematian yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas hingga 49 persen.

“Juga mengendalikan jumlah tindakan pelanggaran yang tidak tertangani hingga kurang dari 10 persen,” ungkapnya.

Ditambahkan Rudy, rencana, pemasangan kamera CCTV sendiri akan difokuskan di 8 titik di Kota Semarang, antara lain di Simpang 3 depan Akpol, Jalan Pahlawan depan Perhutani, Simpang 4 Jalan A. Yani.

Simpang 3 Hanoman Jalan Siliwangi, Jalan Pemuda depan Balaikota, Simpang 4 Jalan Gajah Mada, Simpang 4 Jalan MT. Haryono (perempatam Pasar Peterongan, dan Jalan Pandanaran yang saat ini sudah terpasang 2 kamera CCTV untuk uji coba. (Ning/bj)

dilihat : 24 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution