Sabtu, 19 September 2020 12:59:56 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 318
Total pengunjung : 216644
Hits hari ini : 5915
Total hits : 2257774
Pengunjung Online : 19
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Keluarga Besar PDI Perjuangan Jawa Timur Rayakan Natal Bersama Lintas Agama




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 29 Desember 2019 08:14:09
Keluarga Besar PDI Perjuangan Jawa Timur Rayakan Natal Bersama Lintas Agama

Surabaya,pustakalewi.com - Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan dan lintas agama menghadiri Perayaan Natal 2019 Keluarga Besar PDI Perjuangan Jawa Timur di Aula DPD PDI Perjuangan Jatim, Jalan Kendangsari Industri, Surabaya, Jumat (27/12) malam.

Disamping mengusung tema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang, perayaan yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga mengambil sub tema Menjaga Kebhinekaan, Meneguhkan Kebangsaan.

“Kita ingin mengingatkan semua orang bahwa kita ini hidup di Indonesia yang sejak awal terdiri dari suku-suku yang sangat beragam, karena itu berangkat dari tema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang, kami sengaja memilih untuk menggunakan sub tema Menjaga Kebhinekaan, Meneguhkan Kebangsaan,” ujar Ketua Panitia Natal, Ronny H Mustamu.

“Artinya kita ingin mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dengan damai, semua orang boleh memiliki pilihan berbeda, jalan hidup yang berbeda, maka mari kita melihat perbedaan itu sebagai sebuah berkat yang harus dinikmati bersama, maka kita dorong untuk menjaga kebhinekaan,” lanjutnya.

Dalam perayaan natal ini, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, mengingatkan masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada sang pencipta, agar tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan kepada sesama maupun kepada diri sendiri.

“Melalui perayaan natal ini juga akan membentuk rasa persaudaraan bagi kita semua, bahwa pada hakikatnya apapun keyakinan kita dan agama kita, kita adalah bangsa Indonesia. Keragaman itu yang harus kita jaga, dan kebangsaan Indonesia harus kita pegang teguh,” ujarnya.

Sementara itu, Romo Markus Marcelinus Hardo Iswanto CM dalam renungan natalnya mengatakan, perayaan natal ini haruslah disertai dengan semangat untuk mewujudkan wahyu yang diberikan Tuhan melalui Yesus untuk mewartakan berita baik, suka cita, kedamaian dan cinta kasih di alam semesta ini.

“Mari dalam rangka natal ini kita terus menerus melakukan semangat gotong royong dengan siapapun untuk kehidupan yang lebih baik, membela dan menolong orang kecil seperti apa yang dilakukan Yesus serta selalu meneguhkan ideologi Pancasila sebagai bangsa Indonesia,” tandasnya.

Perayaan natal ditutup dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh para pemuka agama yang hadir untuk mendoakan kerukunan umat beragama dan terciptanya perdamaian.SR/red

dilihat : 173 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution