Selasa, 18 Februari 2020 18:18:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 903
Total pengunjung : 39511
Hits hari ini : 6723
Total hits : 717855
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -XL Axiata Dukung Program Digitalisasi Madrasah di Jawa Timur






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 03 Desember 2019 17:05:36
XL Axiata Dukung Program Digitalisasi Madrasah di Jawa Timur

Surabaya,pustakalewi.com - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) konsisten mendukung program Digitalisasi Madrasah yang diinisiasi oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag).

Kerjasama kedua pihak dimulai pada Juli 2019 lalu, operator seluler itu terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan Madrasah Aliyah (MA) di berbagai daerah. Khusus untuk Jawa Timur (Jatim), donasi disalurkan kepada 196 Madrasah Aliyah yang berada di 38 kota/kabupaten.

Diantaranya, Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Group Head East Region XL Axiata, Bambang Parikesit menyatakan, internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di Madrasah Aliyah.

"Kami sangat mengapresiasi Kemenag yang memiliki visi sangat maju dalam membawa Madrasah memasuki era serba digital melalui program Madrasah 4.0. Karena ini pula kami juga sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui Gerakan Donasi Kuota yang akan mempermudah madrasah mendapatkan akses ke layanan data berkecepatan tinggi," katanya, Selasa (3/12/2019).

Bambang menambahkan, secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada total tidak kurang dari 579 Madrasah Aliyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga akhir 2019. Pemilihan Madrasah penerima donasi dilakukan oleh Kemenag disesuaikan pada jangkauan jaringan layanan data milik XL Axiata.

Karena itu, perluasan penyaluran donasi GDK akan selalu disesuaikan dengan perluasan jaringan data 3G dan 4G yang terus dilaksanakan XL Axiata yang semakin menjangkau area-area pelosok daerah, termasuk area yang berkategori terpencil dan terluar.

"Di wilayah Jawa Timur, jaringan 4G XL Axiata sudah masuk secara merata di seluruh kota/kabupaten. Sehingga akan sangat membantu Madrasah yang ingin menerapkan digitalisasi," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim Amin Mahfud mengatakan, sejalan dengan visi Kemenag untuk mewujudkan Madrasah Goes to Digital. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sekitar 650 Madrasah Negeri dan Swasta yang menerapkan digitalisasi.

Pihaknya menargetkan jumlah tersebut akan terus bertambah mencapai 1.300 Madrasah Negeri dan Swasta yang akan menerapkan digitalisasi hingga akhir tahun 2019 nanti.

"Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, sampai saat ini sudah menjangkau Madrasah yang berada di 27 kota/kabupaten. Sebagian besar di antaranya mendapatkan dukungan akses data yang XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota," katanya.

Dia menambahkan, Kemenag Jatim menggagas program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) dengan tujuan untuk menyempurnakan wajah Madrasah. Tidak hanya dari sisi kurikulum pendidikan, kelembagaan, tetapi yang terpenting peningkatan kompetensi SDM Madrasah. Sehingga mampu dan siap serta peka terhadap perkembangan teknologi digital.

"Upaya ini diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari kepala Madrasah dan guru-guru untuk mengubah metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini," terangnya.

Diketahui, setelah di Jatim, selanjutnya pendistribusian Gerakan Donasi Kuota ini akan berlangsung di ratusan Madrasah Aliyah lainnya yang tersebar di beberapa provinsi yaitu 222 Madrasah Aliyah. Diantaranya di Nusa Tenggara Barat, 24 Madrasah Aliyah di Banten, 11 Madrasah Aliyah di Lampung, 5 Madrasah Aliyah di Riau, dan 8 Madrasah Aliyah di Sumatera Utara.

Sebelumnya sudah dibagikan ke 42 Madrasah Aliyah di Jawa Tengah dan 70 Madrasah Aliyah di Jawa Barat. Proses pendistribusian ini akan berlangsung hingga akhir 2019.mwp

dilihat : 120 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution