Jum'at, 24 Januari 2020 18:20:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 553
Total pengunjung : 21182
Hits hari ini : 3958
Total hits : 589210
Pengunjung Online : 11
Situs Berita Kristen PLewi.Net -UK Petra Kenalkan Budaya Indonesia Lewat Menghias Bakiak






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 15 November 2019 08:08:59
UK Petra Kenalkan Budaya Indonesia Lewat Menghias Bakiak

Surabaya,pustakalewi.com - Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing peserta dharmasiswa melalui kegiatan menghias bakiak, Rabu (13/11).

"Saya memang sengaja memilih bakiak sebab di negara mereka tidak ada permainan ini sehingga para mahasiswa asing ini akan semakin mengenal kehidupan keseharian bangsa Indonesia," kata Dosen mata kuliah Indonesian Craft In Practice UK Petra, Andereas Pandu Setiawan.

Ada enam mahasiswa peserta Dharmasiswa UK Petra yang turut menghias bakiak, yakni Richardo Aparicio Lopes Bria dan Imaculada Pereira Lim asal Timor Leste, Christian Michael Brown asal Amerika Serikat, Ekaterina Nemolochnova asal Rusia, Afshin Izadi asal Iran, serta Muhammad Anns (Pakistan).

Pandu mengatakan Sedangkan dalam mata kuliah Indonesian Craft in Practice, mereka mempelajari berbagai media senirupa yang menjadi keseharian kehidupan masyarakat di Indonesia.

"Jadi mereka akan belajar kisah mengenal seni rupa melalui berkarya olah material dan bentuk sebagai wujud fisik budaya rupa," kata Pandu.

Para mahasiswa asing ini telah belajar banyak hal diantaranya praktikum membuat benda seni rupa sebagai pemenuhan mata pencaharian (anyaman keranjang makanan, tikar dan tangga bambu). Serta membuat benda seni rupa sebagai pemenuhan rekreasi (dakon, egrang, patil lele dan lain-lain),

Keenam peserta dharmasiswa juga membuat benda seni rupa sebagai pemenuhan kebutuhan spiritual (patung, relief, batik, topeng dan lain-lain), serta membuat benda seni rupa sebagai pemenuhan kebutuhan hidup bermasyarakat (fesyen baju adat, senjata tradisional dan lain-lain).

"Proses belajar mereka ini memadukan proses belajar dengan praktikum secara langsung fungsi benda yang dibuat. Misalnya saja, saat membuat bakiak nantinya mahasiswa juga diajak untuk mempraktekkan menggunakannya," ujarnya.

Tak hanya itu, lokasi praktikum pun sering dilakukan di kampung atau lokasi yang berbaur dengan masyarakat agar terjalin komunikasi antara masyarakat Indonesia dengan mahasiswa asing tersebut.

Sementara itu, peserta dharmasiswa asal University of Punjab, Pakistan Muhammad Anns berterima kasih kepada UK Petra karena telah memberikan pengalaman yang berbeda untuknya.

"Saya baru merasakan bermain bakiak. Luar biasa, sangat menyenangkan bermain ini. Saya gembira," kata Anns.

Saat kembali ke Paskitan, Anns berencana mengenalkan budaya Indonesia dengan mengajar bahasa Indonesia di sana.

"Saya akan memperkenalkan budaya indonesia. Karena indonesia negara besar dan beragam budaya. Saya akan mengajar bahasa Indonesia di Pakistan dan akan mengenalkan batik, karena saya sangat suka batik," ujarnya.pr/red

dilihat : 84 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution