Sabtu, 18 Januari 2020 04:40:05 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 200
Total pengunjung : 16720
Hits hari ini : 921
Total hits : 554567
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pemkot Surabaya Percantik Jembatan Pemuda






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 11 November 2019 08:08:07
Pemkot Surabaya Percantik Jembatan Pemuda

Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya melakukan tinjauan di beberapa lokasi, salah satunya yaitu Jembatan Pemuda depan Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya, Rabu (6/11/2019) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Risma memberikan beberapa arahan kepada jajarannya agar mempercantik tampilan jembatan. Mulai dari memberi lampu hias, penambahan pot bunga di sekitaran jembatan, hingga hiasan bertuliskan Suroboyo.

“Di sini (jembatan) di kasih lampu. Lampunya agak lebih besar,” kata Wali Kota Risma kepada Tim Dekorasi Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

Selain menambah lampu hias, Wali Kota Risma juga ingin dipasang pot bunga di sebelah lampu tersebut. Ia ingin agar nantinya pot tersebut dipilih bentuk bundar dan di cat warna emas.

“Nah pot nya pilih yang bundar dan dicat emas. Kemudian sekalian seberangnya,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu juga meminta tambahan lampu sorot tepat di bawah Monkasel. Menurutnya, jika ada lampu sorot, maka Monkasel akan lebih terlihat terang di malam hari.

“Jadi lampu sorotnya dari bawah ke atas, agar saat malam hari lebih nampak,” imbuhnya.

Presiden UCLG Aspac ini juga mengungkapkan, penambahan berbagai hiasan di lokasi itu, supaya jembatan pemuda terlihat lebih cantik dan instagramable. Di sisi lain, jika masyarakat senang keluar di malam hari, hal ini juga pasti akan berdampak pada roda perekonomian.

“Jika masyarakat sering keluar malam untuk makan, atau jalan-jalan maka roda perekonomian kota akan bergerak 24 jam,” pungkas dia.k9/red

dilihat : 27 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution