Rabu, 08 Juli 2020 07:24:30 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 113
Total pengunjung : 161543
Hits hari ini : 1947
Total hits : 1745247
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Transaksi Business Matching Fesyar Tembus Rp 18,9 Triliun




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 11 November 2019 08:05:29
Transaksi Business Matching Fesyar Tembus Rp 18,9 Triliun
Surabaya,pustakalewi.com - Selama business matching Fesyar sejak 06-09 November 2019, transaksi Business Matching di ajang Festival Ekonomi Syariah Indonesia (Fesyar) di Grand City Surabaya menembus angka Rp 18,9 triliun.

Sementara total pengunjung Fesyar hingga Jumat (8/11) mencapai 15.042 orang, dan jumlah transaksi di Booth mencapai Rp 50,43 Miliar. Kepala Kantor Wilayah Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jawa Timur, Difi A Johansyah mengatakan, capaian Fesyar per 8 Nov 2019 jam 09.00 WIB untuk business matching hari pertama adalah, pembiayaan mencapai Rp,12.5 triliun, DPK Rp 4,4 triliun, dan Sukuk mencapai Rp 2 triliun, sehingga total Rp 18,9 triliun.

“Festival Ekonomi Syariah atau Fesyar 2019 yang memasuki hari terakhir, perkembangan dan kemajuan dari penyelenggaraan cukup memuaskan, banyak stand baru dan seminar.” ujarnya dalam rilisnya Sabtu (9/11).

Dikatakannya, proses business matching, business coaching dimanfaatkan banyak pelaku bisnis. Dan tak sedikit pula yang melakukan kurasi dengan dibimbing kurator dengan berbagai pengalamannya. “Saya lihat tadi di dalam pengunjung sangat intens diskusi dengan para kurator. Jumlah pengunjung sampai jam 10 pagi ini mencapai 15 ribu orang,” tambahnya

Menurut Difi, jumlah transaksi booth Fesyar di hari ketiga ini telah mencapai Rp 50,34, dari business matching total Rp 18 triliun, penggalangan dana mencapai Rp 4,4 triliun, pembelian sukuk total mencapai Rp 2 triliun.

Lebih lanjut kata Difi, dalam business matchingnya angka transaksi dan pengunjung yang datang terus meningkat. Tak hanya bisnis, kami juga memberikan edukasi seminar pada pelaku UMKM bagaimana cara menembus pasar internasional terutama di negara Singapura dan Malaysia.” terangnya.

Dirinya kembali menambahkan, karena harus spesifik, bagaimana si UMKM ini mengerti cara mengurus dokumen dan standarisasinya. Sebab, potensi UMKM yang ada di Jatim ini sesuai dengan trend perkembangan zaman. “Terakhir, BI juga akan fokus dengan pengembangan fintech syariah,”pungkasnya.red/mwp

dilihat : 65 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution