Senin, 06 Juli 2020 08:23:06 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 200
Total pengunjung : 160794
Hits hari ini : 2662
Total hits : 1731518
Pengunjung Online : 15
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polda Jateng Sosialisasikan Aplikasi Jogo Wargo-New Smile Police




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 12 Oktober 2019 18:05:03
Polda Jateng Sosialisasikan Aplikasi Jogo Wargo-New Smile Police

Semarang - Dalam rangka meningkatkan layanan Kepolisian, Polda Jawa Tengah membuat terobosan berbasis teknologi Informasi dengan nama Jogo Wargo-New Smile Police.

Jogo Wargo-New Smile Police merupakan aplikasi yang mengintegrasikan seluruh layanan yang dimiliki Polda Jateng dan Polres jajaran. Aplikasi Jogo Wargo-New Smile Police juga terintegrasi dengan instansi terkait (Pemprov, DPRD, Damkar, BNN dan BNPT).

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar kepada awak media di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (11/10/2019).

Dengan aplikasi tersebut diharapkan masyarakat bisa dengan mudah mengakses dan mengetahui layanan serta informasi Kepolisian, kecepatan petugas Kepolisian dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Sebenarnya aplikasi tersebut sudah pernah dilaunching pada 2017, namun pada aplikasi ini sudah diperbaharui, lebih terintegrasi agar lebih mudah, murah, dan cepat. Kami berharap masyarakat bisa mendownload baik melalui playstore maupun appstore,” ungkapnya.

Disampaikan bahwa layanan Kepolisian melalui aplikasi ini akan disosialisasikan Polda Jateng pada Minggu, 13 Oktober 2017 di Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang dengan menghadirkan artis Didi Kempot.

“Pelayanan aplikasi ini sudah terintegrasi ke beberapa layanan seperti aplikasi Panic Button, baik bidang kriminalitas maupun laka lantas. Apabila masyarakat mengalami atau mengetahui kejahatan, tinggal satu klik saja, nanti akan ada Polisi yang datang. Polisi terdekat akan hadir di situ. Jadi kita tidak perlu datang ke kantor Polisi, yang penting kita sudah mendownload aplikasi itu,” terang Iskandar.

Begitupun dengan laka lantas, lanjut Iskandar, ketika ada laka lantas, masyarakat tinggal klik pada aplikasi tersebut.

Untuk pengaduan, silahkan masyarakat bisa mengadu melalui online, tidak perlu datang di SPKT. “Kita bisa memantau laporan atau pengaduan kita melalui online. Kok laporan kita belum diproses, kok sampe satu bulan, bahkan satu tahun, kita nanti bisa memantau prosesnya sampai di mana,” tandasnya. (Ning/BJ)

dilihat : 115 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution