Senin, 16 Desember 2019 19:18:47 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 70
Total pengunjung : 2403
Hits hari ini : 1167
Total hits : 385914
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ormas Horas Bangso Batak, Polisikan Ceramah Ustaz Somad






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 20 Agustus 2019 08:08:11
Ormas Horas Bangso Batak, Polisikan Ceramah Ustaz Somad

Jakarta - Buntut isi ceramah Ustaz Abdul Somad tentang salip dan patung yang videonya sempat viral di media sosial (Medsos). Kini giliran Ormas Oras Bangso Batak melaporkan, Ustadz Somad ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ).

Dalam laporan polisi bernomor: LP/5087/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimum tertanggal Senin 19 Agustus 2019, Ustadz Somad dilaporkan karena diduga telah melakukan penistaan agama.

Kepada awak media, Kordinator Organisasi Oras Bangso Batak, Yusuf Erwin Situmorang mengatakan, sebagai ummat Kristiani pihaknya merasa tersinggung dengan isi ceramah, Ustadz Somad itu.

“Kami sebagai ummat Kristiani terseinggung tehadap ucapannya. Kami berharap agar negara bercampur tangan mengusutnya,” kata Yusuf di Poda Metro Jaya, Senin (19/8/2019).

Menurut Yusuf, sebagai tokoh agama, Ustadz Somad lebih mengedepankan persatuan bangsa dari pada perpecahan. Apalagi, isi pertanyaan dalam video tersebut mengandung unsur Sara.

Adapun barang bukti yang diserahkan pihaknya berupa plasdis dan video viral tersebut. “Seharusnya kalau Ustadz ada pertanyaan yang menyinggung agama lain. Harusnya jangan dibahas. Itu banyak ummat Kristiani yang tersakiti,” ungkapnya.

Atas kasus itu, Ustaz Somad dikenai Pasal 156 KHUP tentang penista agama dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Seperti diketahui, video UAS yang membahas tentang salib beredar di media sosial. Beredar kabar UAS dilaporkan ke Polda NTT, namun Kabid Humas Polda NTT Abraham Abast pada Minggu 18 Agustus 2019 menyebut pihaknya belum menerima laporan.

UAS mengaku, heran video pengajiannya yang menjawab pertanyaan jemaah soal salib menjadi viral. UAS menyebut pengajiannya itu dilakukan sekitar tiga tahun lalu. Penjelasan UAS melalui pengajian yang diunggah akun Youtube FSRMM TV pada Minggu 18 Agustus 2019.

Video tersebut berjudul Klarifikasi Tentang Anggapan Ustadz Abdul Somad Menghina Kristen/Menghina Salib’. UAS menjelaskan, mengenai salib merupakan pertanyaan dari jemaah. Dia menyebut lokasi pengajian saat itu berada di Pekanbaru, Riau.

“Pengajian itu lebih 3 tahun lalu. Sudah lama, di kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru. Karena rutin pengajian di sana, satu jam pengajian dilanjutkan diteruskan dengan tanya jawab, tanya jawab,” pungkasnya.bj/red

dilihat : 48 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution