Jum'at, 07 Agustus 2020 22:29:20 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 814
Total pengunjung : 184574
Hits hari ini : 6339
Total hits : 1962717
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Danbrigif 2 Marinir Cek Kesiapan Material Tempur




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 16 Mei 2019 08:14:50
Danbrigif 2 Marinir Cek Kesiapan Material Tempur

Surabaya,pustakalewi.com - Menjelang Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir tahun 2019, Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, selaku Komandan Pasukan Pendarat (Danpasrat) melaksanakan pengecekan kesiapan material tempur. Pengecekan dilakukan di lapangan Garase Ranpur Mako Menkav 2 Mar Kesatrian Marinir Soepraptono Semarung, Ujung, Surabaya, Rabu (15/5).

Dalam Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Asembagus, Situbondo tersebut melibatkan prajurit Korps Marinir dari Pasmar 2. Dilibatkan pula beberapa material tempur Korps Marinir diantaranya BMP-3F, LVT-7A1, BTR-50, KAPA K61, MLRS Vampire dan Howitzer 105 mm.

Kolonel Agus mengatakan, gelar kesiapan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengecek kesiapan material beserta pengawaknya yang akan melaksanakan Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir tahun 2019. Dengan dilaksanakan pengecekan, lanjutnya, maka kekurangan-kekurangan yang ada dapat dipenuhi atau dilengkapi sebelum melaksanakan latihan sehingga dalam latihan nanti dapat berjalan dengan aman, lancar dan benar-benar zero accident.

“Semua kegiatan latihan ini tergantung pada kalian, karena kalian yang mengantarkan pasukan pendarat dari laut ke darat. Kalian harus bertangung jawab atas kesiapan ranpur (kendaraan tempur) yang kita gunakan, yakinkan semua dalam kondisi siap,” tegasnya.

Disampaikannya pula bahwa dalam pelaksanaannya nanti di lapangan, mulai embarkasi, Gerakan Kapal Kepantai (GKK) dan serbuan, agar melaksanakan komunikasi dengan baik.“Semua harus terkendali dan berbuat yang terbaik, faktor keselamatan dan keamaan baik personel dan material adalah hal yang utama,” jelasnya.

“Jadikan momen latihan ini untuk mengukur kemampuan kekuatan satuan tempur yang telah kita siapkan. Sehingga profesionalisme prajurit Korps Marinir sebagai pasukan pendarat dapat ditingkatkan,” pungkasnya.dispen/red

dilihat : 65 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution