Minggu, 24 Maret 2019 12:52:24 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 189
Total pengunjung : 484817
Hits hari ini : 1896
Total hits : 4457704
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Penembak di Masjid Al Noor Live di Facebook






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 15 Maret 2019 17:11:20
Penembak di Masjid Al Noor Live di Facebook

Surabaya - Aksi teror yang dilakukan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) tak sekadar mengumbar peluru. Pasalnya, pelaku juga merekam aksi brutalnya dan mengunggahnya secara langsung melalui Facebook.

Pelaku dengan senapan gentel dan senjata semiotomatis mulai menembak sejak dari luar pintu masjid. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam masjid dan menembaki satu per satu orang di dalamnya.

Tanpa kenal ampun, pelaku memberondong orang-orang di dalam masjid. Ketika amunisi habis, pelaku kembali mengisinya dan mengumbar peluru ke setiap yang bergerak.

Pelaku sepertinya memasang kamera di kepalanya yang tersambung dengan akunnya di Facebook. Aksi itu pun bisa dilihat secara langsung melalui livestreaming di media sosial. Sejauh ini, setidaknya ada 40 orang yang dilaporkan tewas dan 20 lainnya luka serius.

Dari empat pelaku yang diamankan polisi, satu pelaku diketahui berasal dari Australia.

Kepala Kepolisian Selandia Baru, Komisaris Mike Bush mengkhawatirkan penyebaran video aksi penambakan itu melalui Facebook. “Ini tidak seharusnya ada di domain publik,” katanya seperti dikutip New Zealand Herald.

Direktur Kebijakan Facebook Australia – New Zealand, Mia Garlick mengaku telah menerima peringatan dari kepolisian di Negeri Kiwi itu untuk menghapus video penembakan di Masjid Al Noor. Facebook pun langsung menindaklanjutinya.

“Kepolisian Selandia Baru telah mengingatkan kami tentang video di Favebook sesaat setelah siaran langsung dimulai. Kami secepatnya menghapus videonya dari akun Facebook dan Instagram pelaku,” ujarnya.fjr/red

dilihat : 22 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution