Minggu, 09 Desember 2018 19:22:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 207
Total pengunjung : 448463
Hits hari ini : 2714
Total hits : 4134082
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tahun 2018 Pertumbuhhan Ritel Indonesia Timur Alami Pertumbuhan 7%






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 06 Desember 2018 02:02:18
Tahun 2018 Pertumbuhhan Ritel Indonesia Timur Alami Pertumbuhan 7%

Surabaya,pustakalewi.com - Tahun 2018 ini industri ritel modern dikawasan Indonesia Timur alami pertumbuhan 5-7%, Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya daya beli masyarakat, dan bertambahnya outle-outlet ritel modern dipelosok daerah.

Koordinator Wilayah Timur Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Abraham Ibnu mengatakan, secara value growt ritel modern selama tahun 2018 meski tidak signifikan, namun pertumbuhan ritel modern tumbuh 7%.

"Tahun 2018 ini ritel modern bertumbuh, dibanding tahun sebelumnya."ujarnya saat ditemui di Surabaya, Senin kemarin (03/12).

Ia menjelaskan, secara value ritel modern seperti Hypermarket, Transmart, Giant di tahun 2018 ini alami pertumbuhan 5-7%, Supermarket tumbuh 5-7% , Minimarket 9-11 %, dan Dept Store 12 %.

Sementara secara outlet Hyper brand tertentu, Super brand tertentu atau jaringan nasional dan brand lokal minimarket tumbuh namun tidak signifikan.

Lebih lanjut Abraham Ibnu menjelaskan, untuk wilayah Sulawesi selama kwartal tiga tahun ini ritel modern tumbuh 2.4%, dengan kontribusi 5.4% secara nasional. 

Lebih lanjut Abraham Ibnu mengatakan, untuk pertumbuhan di Bali pertumbuhan ritel lokal cukup bagus, seiring  munculnya brand-brand ritel lokal Bali yg cukup banyak., namun sayangnya belum didukung oleh regulasi yg tepat.

"Permasalahan klasik tentang ritel berjaringan nasional juga masih menjadi perhatian. Khususnya banyak dari mereka yang tidak memiliki ijin tetapi sudah beroperasi."Tambah Ibnu.

Sementata untuk Supermarket dan Hypermarket tidak ada perkembangan baru, kecuali nanti akan dibukanya Transmart, sepertinya di awal tahun 2019 ini.

Untuk ritel lokal, terang Ibnu, ada info kalau akan ada beberapa yg melakukan penambahan outlet di 2019. Termasuk Coco Group, yang akan melakukan penambahan outlet dengan jumlah yang cukup signifikan.

Perkembangan di Jawa Timur, tambah Ibnu, pertumbuhan ritel moder sepanjang tahun 2018 tumbuh 8-9% dibanding tahun 2017. Untuk omset ritel di Jatim di tahun 2018 mencapai Rp 15 triliun atau mengkontribusi 11,3% dari total omset secara nasional sebesar Rp210 triliun.

"Tahun 2019 mendatang bisnis ritel modern di Jawa Timur optimis masih tumbuh diatas rata-rata nasional."Ungkapnya.mwp

dilihat : 25 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution